Harga Minyak Pukul Sektor Energi, Indeks Stoxx Turun

Kinerja bursa saham Eropa melemah pada perdagangan Senin (16/7/2018), tertekan oleh pelemahan saham komoditas.
Renat Sofie Andriani | 17 Juli 2018 06:03 WIB
Indeks Stoxx - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Kinerja bursa saham Eropa melemah pada perdagangan Senin (16/7/2018), tertekan oleh pelemahan saham komoditas.aku 

Pergerakan indeks saham acuan kawasan Eropa, Stoxx 600, berakhir turun 0,3%. Sektor energi menjadi penekan terbesar terhadap indeks setelah harga minyak mentah melorot saat kekhawatiran mengenai gangguan suplai mereda.

Sektor sumber daya dasar dan otomotif juga menurun setelah data dari konsumen komoditas utama yakni China menunjukkan perlambatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua, di tengah meningkatnya kekhawatiran atas perang dagang dengan Amerika Serikat (AS).

Di sisi sentimen positifnya, laporan keuangan emiten kuartal kedua untuk Stoxx 600 diperkirakan tumbuh 8,1% year-on-year, sebuah perbaikan dari kinerja kuartal pertama.

“Laporan keuangan kemungkinan akan kuat,” tulis pakar strategi JP Morgan, Mislav Matejka, dalam risetnya, seperti dikutip Reuters.

Laporan keuangan pun mendorong beberapa penggerak terbesar di kawasan Eropa, sekaligus membatasi pelemahan bursa Eropa pada perdagangan kemarin.

Saham Deutsche Bank naik 7,3% ke level tertinggi dalam enam pekan setelah pemberi pinjaman asal Jerman ini merilis laporan kuartal kedua awal yang mencapai di atas konsensus. Penguatannya membantu mengangkat indeks sektor perbankan naik 0,3%.

Saham produsen obat-obatan Indivior menguat 16,9% setelah pengadilan AS memblokir Dr. Reddy's Laboratories, sebuah perusahaan farmasi asal India, dari penjualan versi generik atas pengobatan kecanduan opioid terlaris di Amerika Serikat.

Di sisi lain, saham Marine Jarvest turun 1,1% setelah merilis laporan keuangan kuartal kedua dengan capaian lebih rendah dan volume panen di bawah panduan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa eropa

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top