AKSI EMITEN 17 JULI: Mayoritas Saham Moncer, BKSL Kantongi B2 dari Moody's

Berita kinerja positif mayoritas saham baru di Bursa Efek Indonesia serta PT Sentul City Tbk yang mendapatkan peringkat B2 dari Moodys menjadi berita utama sejumlah media hari ini, Selasa (17/7/2018).
Aprianto Cahyo Nugroho | 17 Juli 2018 08:36 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Berita kinerja positif mayoritas saham baru di Bursa Efek Indonesia serta PT Sentul City Tbk yang mendapatkan peringkat B2 dari Moody’s menjadi berita utama sejumlah media hari ini, Selasa (17/7/2018).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Mayoritas Saham Moncer. Mayoritas kinerja saham penghuni baru Bursa Efek Indonesia pada tahun ini tercatat moncer. Dari 30 emiten baru, sebanyak 22 emiten menorehkan kinerja saham yang positif.

BKSL Kantongi B2 dari Moody’s. Lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investor Service menyematkan peringkat B2 kepada emiten properti PT Sentul City Tbk. untuk pertama kalinya dengan outlook stabil.

WSKT Terima Pembayaran Rp15 Triliun. PT Waskita Karya (Persero) Tbk. akan menerima pembayaran dari sejumlah proyek turnkey yang rampung dengan perkiraan nilai Rp15 triliun pada semester II/2018.

Investor Thailand Perkuat Bisnis CSAP. PT Catur Sentosa Adiprana Tbk. yakin bergabungnya investor asal Thailand SCG Retail Holding Company Limited sebagai pemegang saham dapat mengerek kinerja ritel melalui gerai Mitra10. (Bisnis Indonesia)

SUPR & BALI Perluas Lini Serat Optik. Dua emiten infrastruktur telekomunikasi domestik, PT Solusi Tunas Pratama Tbk. dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk. kian ekspansif dalam memperluas bisnis serat optik perseroan dengan harapan dapat mendorong pendapatan dari bisnis utama. (Bisnis Indonesia)

Laba Antam Dipoles Emas Freeport. PT Aneka Tambang Tbk mengukir kinerja cemerlang tahun ini. Saham emiten berkode ANTM ini makin berkilap berkat kenaikan harga nikel dunia hingga sentimen positif akuisisi Freeport Indonesia oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), induk usaha ANTM. (Kontan)

Raihan Kontrak Anak Usaha WIKA Moncer. Dua anak usaha PT Wijaya Karya Tbk di sektor konstruksi optimistis bisa meraih target kinerja tahun ini. Maklum, performanya selama enam bulan pertama terbilang moncer. (Kontan)

Tag : aksi emiten
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top