Binaartha Sekuritas: IHSG Masih Terancam Lanjutkan Koreksi

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG masih akan lanjutkan koreksi pascaditutup merah dalam perdagangan kemarin.
Mia Chitra Dinisari | 17 Juli 2018 06:10 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -  Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG masih akan lanjutkan koreksi pascaditutup merah dalam perdagangan kemarin.

Analis Muhamad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.849,4.02 hingga 5.793,643.

Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.958,858 hingga 6.012,555. Berdasarkan indikator, adapun MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif.

Meskipun demikian, Stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought. Di sisi lain, RSI sudah berada di area netral. Terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada sehingga pergerakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan pelemahannya.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BSDE, Daily (1450) (RoE: 5.43%; PER: 17.03x; EPS: 84.84; PBV: 0.93x; Beta: 1.85):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy” pada area level 1420 – 1460, dengan target harga secara bertahap di level 1515, 1560, 1590, 1740, 1890 dan 2040. Support: 1400.

*INCO, Daily (4480) (RoE: 1.49%; PER: 119.47x; EPS: 38.00; PBV: 1.79x; Beta: 0.59):* Saat ini, terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada area level 4490 - 4650, dengan target harga di level 4420. Resistance: 4700.

*INDY, Daily (3270) (RoE: 19.06%; PER: 5.36x; EPS: 617.60; PBV: 1.02x; Beta: 2.35):* Saat ini, pergerakan harga membentuk fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend ke depannya. “Akumulasi Beli” pada level 3250 – 3280, dengan target harga di 3500 dan 3600. Support: 3040.

*JPFA, Daily (1815) (RoE: 18.43%; PER: 12.00x; EPS: 152.08; PBV: 2.21x; Beta: 2.58):* Saat ini, terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada area level 1820 - 1850, dengan target harga secara bertahap di level 1790 dan 1760. Resistance: 1900.

*RALS, Daily (1280) (RoE: 1.67%; PER: 161.84x; EPS: 8.28; PBV: 2.70x; Beta: 1.53):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1270 - 1290, dengan target harga secara bertahap di level 1310, 1340, 1470, 1600 dan 1730. Support: 1270 & 1210.

*SMGR, Daily (7050) (RoE: 5.28%; PER: 25.27x; EPS: 279.00; PBV: 1.34x; Beta: 1.38):* Pergerakan harga akan membentuk fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend ke depannya. “Akumulasi Beli” pada area 7000 – 7100 dengan target harga di level 8000. Support: 6400.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top