Ayers Asia Bakal Luncurkan 2 Produk DINFRA

PT Ayers Asia Asset Management siap menghadirkan dua produk reksa dana alternatif dana investasi infrastruktur (DINFRA) berbentuk kontrak investasi kolektif pada tahun ini.
Tegar Arief | 16 Juli 2018 12:34 WIB
Ilustrasi mal di Indonesia. - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Ayers Asia Asset Management siap menghadirkan dua produk reksa dana alternatif dana investasi infrastruktur (DINFRA) berbentuk kontrak investasi kolektif pada tahun ini.

Secara total, kedua produk tersebut bernilai Rp400 miliar di mana masing-masing proyek senilai Rp200 miliar. Salah satu produk tersebut akan diluncurkan oleh perseroan pada bulan depan.

"Agustus 2018 akan kami luncurkan satu DINFRA. Ini menggunakan proyek properti mal yang terintegrasi dengan apartemen," kata Direktur Utama Ayers Asia Asset Management Dastin Mirjaya Mudijana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/7/2018).

Dia mengklaim respons pasar terhadap produk ini cukup bagus mengingat mayoritas investor memang menginginkan imbal hasil atau return yang pasti. Adapun proyek tersebut akan dikerjakan perusahaan swasta.

Dastin masih enggan menjelaskan produk DINFRA kedua karena masih dalam proses finalisasi. Dia hanya menyatakan underlying asset untuk produk kedua ini bisa berupa pelabuhan.

"Proyeknya bisa properti lagi, bisa infrastruktur, bisa pelabuhan. Kami belum bisa jelaskan, tapi yang pasti ini juga akan kami luncurkan tahun ini," ujarnya.

Perseroan mengklaim mendapatkan banyak tawaran dari pengerjaan proyek infrastruktur di Tanah Air. Hal ini sesuai dengan arah kebijakan perseroan yang memang ingin menyasar pendanaan proyek infrastruktur.

Selain karena menjadi fokus Pemerintah Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, banyak proyek infrastruktur yang kesulitan mendapatkan dana dari perbankan. Sehingga, manajer investasi masuk menjadi skema pendanaan alternatif untuk pembangunan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
infrastruktur, investasi

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top