Review Indeks Harus Mengacu Industri Reksa Dana

Bursa Efek Indonesia (BEI) disarankan untuk menggunakan produk reksa dana dan Exchange Traded Fund (ETF) sebagai acuan dalam melakukan kajian terhadap indeks di pasar modal.
Tegar Arief | 16 Juli 2018 16:48 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Bursa Efek Indonesia (BEI) disarankan untuk menggunakan produk reksa dana dan Exchange Traded Fund (ETF) sebagai acuan dalam melakukan kajian terhadap indeks di pasar modal.

Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee menjelaskan selama indeks yang ada di bursa efek digunakan sebagai acuan dalam reksa dana indeks dan ETF, maka bursa tidak perlu melakukan eliminasi.

"Acuannya gampang, tinggal dilihat saja apa yang diinginkan oleh Manajer Investasi (MI). Kalau mereka tidak mau pakai indeks tertentu sebagai acuan, bisa dinilai. Kalau masih digunakan, berarti masih bagus," jelasnya saat dihubungi Bisnis, Senin (16/7/2018).

Hans memaparkan investor kebanyakan menggunakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai acuan dalam melakukan transaksi atau investasi. Sementara itu, indeks sektoral lainnya lebih dimanfaatkan sebagai acuan produk derivatif.

Namun, dia mengaku sepakat dengan rencana bursa tersebut. Pasalnya, saat ini memang tidak semua indeks dijadikan acuan sebagai instrumen investasi.

Dengan kata lain, pilihan masih terbatas pada beberapa indeks saja.

"Indeks yang ada memang bagus, tapi kalau kajian ulang tergantung minat pasar yakni disesuaikan dengan kebutuhan MI. Tidak semua indeks digunakan oleh MI untuk menghadirkan produk," terang Hans.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, hanya ada 10 indeks yang dijadikan acuan atau benchmark. Sementara itu, jumlah total indeks yang tersedia di pasar modal mencapai 30 indeks.

Indeks yang sering dijadikan benchmark untuk produk reksa dana adalah IDX30, LQ45, MSCI Indonesia Index, MNC36, Sri Kehati, Jakarta Islamic Index (JII), Bisnis-27, sektor konsumer, sektor finansial, serta indeks SMinfra18.

Tag : Indeks BEI
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top