Penawaran Awal KIK-EBA Garuda Indonesia (GIAA) Diperpanjang

Penawaran awal atau bookbuilding Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun (KIK EBA) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp4 triliun diperpanjang hingga 19 Juli 2018.
M. Nurhadi Pratomo | 13 Juli 2018 07:15 WIB
Petugas lapangan melakukan proses persipan lepasa landas pesawat Garuda Indonesia jenis ATR 72-600 yang akan meakukan penerbangan perdana menuju Bau-Bau (Sulawesi Tenggara) di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (1/9 - 2014).Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com,JAKARTA— Penawaran awal atau bookbuilding Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun (KIK EBA) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp4 triliun diperpanjang hingga 19 Juli 2018.

Direktur Mandiri Manajemen Investasi Endang Astharanti mengatakan saat ini masih dilakukan bookbuilding untuk EBA Mandiri GIAA01. Awalnya, tahapan tersebut ditargetkan rampung pada 6 Juli 2018.

“Diperpanjang sampai dengan 19 Juli 2018,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (12/7/2018).

Astharanti mengklaim struktur produk dan kupon EBA Mandiri GIAA01 terbilang menarik. Instrumen tersebut memiliki underlying yakni surat berharga hak pendapatan atas penjualan tiket Garuda Indonesia rute Indonesia-Jeddah-Madinah.

EBA Mandiri GIAA01, imbuhnya, memiliki peringkat AA+ dengan tingkat kupon 9,5%. Tenor untuk instrumen tersebut yakni selama lima tahun dengan jumlah pokok sebanyak-banyak Rp4 triliun.

“Pelunasan pokok amortisasi 20% per tahun dan ada cover asuransi dari PT Asuransi Kredit Indonesia,” jelasnya.

Tag : garuda indonesia
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top