Binaartha Sekuritas: Aksi Profit Taking Picu Koreksi IHSG

Binaartha Sekuritas memprediksi akan ada aksi profit taking yang membuat IHSG terkoreksi wajar.
Mia Chitra Dinisari | 13 Juli 2018 04:22 WIB
Pengunjung mengamati papan monitor yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -  Binaartha Sekuritas memprediksi akan ada aksi profit taking yang membuat IHSG terkoreksi wajar.  

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.876,773 hingga 5.845,676.

Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.935,244 hingga 5.962,617. Berdasarkan indikator, adapun MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif.

Namun demikian, Stochastic mulai membentuk pola dead cross di area overboght sementara RSI sudah menunjukkan overbought. Maka dari itu, indeks berpotensi mengalami aksi profit taking, sehingga berpeluang mengalami koreksi wajar.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BBNI, Daily (7025) (RoE: 14.32%; PER: 9.04x; EPS: 788.28; PBV: 1.29x; Beta: 1.83):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 7000 – 7050, dengan target harga secara bertahap di area level 7125, 7475, 7675, 7850 dan 8000. Support: 6750.

*BBRI, Daily (2970) (RoE: 17.81%; PER: 12.25x; EPS: 242.44; PBV: 2.18x; Beta: 1.69):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2920 – 2980, dengan target harga secara bertahap di level 3030, 3110, 3200 and 3400. Support: 2920 & 2870.

*ICBP, Daily (8825) (RoE: 21.55%; PER: 21.28x; EPS: 414.68; PBV: 4.57x; Beta: 1.11):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola upside gap tasuki candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 8650 – 8825, dengan target harga secara bertahap di level 8875, 8975 dan 9100. Support: 8650 & 8500.

*PTPP, Daily (2060) (RoE: 4.23%; PER: 20.45x; EPS: 100.72; PBV: 0.87x; Beta: 1.57):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2050 – 2070, dengan target harga secara bertahap di level 2200, 2550 dan 2940. Support: 2000.

*TPIA, Daily (5200) (RoE: 16.33%; PER: 22.92x; EPS: 226.88; PBV: 3.75x; Beta: 0.71):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 5100 – 5300, dengan target harga secara bertahap di level 5400 dan 5600. Support: 5000.

*UNTR, Daily (32000) (RoE: 19.22%; PER: 11.70x; EPS: 2735.92; PBV: 2.34x; Beta: 0.85):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 31600 - 32200, dengan target harga secara bertahap di level 33300, 34800 dan 35500. Support: 31600 & 31100.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top