Kiwoom Sekuritas: IHSG Berpotensi Kembali Menguat

Kiwoom Sekuritas Indonesia menilai Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi melanjutkan penguatan pada Kamis (12/7/2018).
Emanuel B. Caesario | 12 Juli 2018 10:47 WIB
Pengunjung mengamati papan monitor yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -- Kiwoom Sekuritas Indonesia menilai Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi melanjutkan penguatan pada Kamis (12/7/2018).

Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia Maximilianus Nico Demus mengatakan penguatan tersebut didukung oleh sentimen positif dari dalam negeri.

Awal pekan ini, Bank Indonesia (BI) menyampaikan adanya indikasi peningkatan optimisme konsumen pada kuartal II/2018. Hal ini ditunjukkan melalui Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) kuartal II/2018 yang sebesar 125,2, lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya yang berada di level 123,4.

Selain itu, kepercayaan dari investor asing yang kembali mencatatkan net buy senilai Rp431,58 miliar juga menjadi sentimen positif baru. Rilis data laporan keuangan perusahaan juga turut berpengaruh.

Namun, laju indeks tentunya dapat tertahan. Hal ini disebabkan kelanjutan perang dagang AS-China yang semakin memanas, yang mana Pemerintah AS kembali mengeluarkan pernyataan untuk mengenakan tarif atas barang-barang tambahan dari China sebesar US$200 miliar.

"Secara teknikal, kami memprediksi IHSG berpotensi menguat 5.845-5.920," paparnya dalam riset harian, Kamis (12/7).

Pada perdagangan Rabu (11/7), IHSG ditutup di zona hijau setelah menguat 0,2% ke level 5.893,36.

Tag : IHSG
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top