IHSG Pekan Depan, Jenuh Jual Picu Penguatan Bursa Saham

Sejumlah analis memprediksi IHSG bergerak cenderung mixed menguat dalam perdagangan pekan depan.
Mia Chitra Dinisari | 08 Juli 2018 08:02 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/6/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com  JAKARTA- Sejumlah analis memprediksi IHSG bergerak cenderung mixed menguat dalam perdagangan pekan depan. 

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.678,764 hingga 5.662,614.

Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.727,212 hingga 5.759,510. Berdasarkan indikator, adapun MACD sudah berada di area negatif. Sementara itu, Stochastic berada di area netral.

Meskipun demikian, adapun indikator RSI sudah menunjukkan oversold atau jenuh jual sehingga indeks diharapkan bisa menguat.

Sementara itu, Reliance Sekuritas memprediksi secara teknikal IHSG pulled back MA5 dengan bergerak tertekan meskipun momentum dan pergerakan Indikator masih cukup positif pada pergerakan menguat dari Indikator stocahstic dan RSI.

Analis Lanjar Nafi mengatakan IHSG kembali berpotensi terkonsolidasi kembali mencoba antara dua kemungkinan yakni penguji kembali resistance MA5 dan support lower bollinger bands.

Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak mixed diawal pekan dengan rentan pergerakan 5630-5740. Saham-saham yang masih dapat AKRA, INDY, PGAS, SIMP, SMGR, SMRA, WIKA, ROTI, PTPP.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top