Jasa Marga Kantongi Rp1,4 Triliun dari RDPT

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengantongi dana segar Rp1,4 triliun dari penerbitan reksa dana penyertaan terbatas.
M. Nurhadi Pratomo | 06 Juli 2018 14:09 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri), Gubernur Jatim Soekarwo (kedua kanan) dan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani meresmikan jalan tol Gempol-Pasuruan Seksi II di gerbang tol Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (22/6/2018). - ANTARA/Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengantongi dana segar Rp1,4 triliun dari penerbitan reksa dana penyertaan terbatas.

Corporate Secretary Jasa Marga Mohamad Agus Setiawan mengungkapkan perseroan telah meluncurkan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) Mandiri Infrastruktur Ekuitas Transjawa tahap pertama dengan nilai sekitar Rp1,4 triliun. Jumlah itu merupakan sebagian dari total dana segar senilai Rp3 triliun yang dibidik melalui instrumen tersebut.

“Jadi, saat ini sudah dilaksanakan setengahnya dan sisanya dalam dua bulan ke depan,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (6/7/2018).

Secara detail, Agus menjelaskan bahwa investor menempatkan dana di instrumen RDPT yang dikelola oleh manajer investasi. Kemudian, manajer investasi melakukan akuisisi terhadap 20% kepemilikan saham di tiga Anak Perusahaan Jalan Tol (APJT) milik emiten berkode saham JSMR itu.

Ketiga perseroan tersebut adalah PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), dan PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK).

Dana yang masuk akan digunakan untuk menyelesaikan seluruh proyek perseroan yang tengah berjalan. Tercatat, JSMR memiliki konsesi ruas tol sepanjang 1.527 kilometer (km).

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menerangkan RDPT merupakan bagian dari komitmen dan upaya perseroan dalam inovasi alternatif pendanaan. Aksi korporasi tersebut ditempuh untuk mendukung investasi masif yang dilakukan perseroan.

“Tahun ini saja kami menargetkan sekitar 300 km panjang tol baru yang beroperasi. Jadi, tentu saja dibutuhkan penguatan modal,” paparnya.

Tag : jasa marga, reksa dana
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top