Pilkada Serentak Tak Pengaruhi Indeks Bursa

Agenda politik pilkada serentak yang berlangsung hari ini dinilai tidak mempengaruhi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.
Tegar Arief | 27 Juni 2018 17:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Agenda politik pilkada serentak yang berlangsung hari ini dinilai tidak mempengaruhi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.

Penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) dinilai lebih disebabkan oleh faktor eksternal.

Analis OCBC Sekuritas Indonesia Liga Maradona menjelaskan, penurunan indeks sebesar 0,65% pada perdagangan kemarin lebih disebabkan karena dampak dari perang dagang yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan China.

Pasalnya, setelah AS menerakan tarif impor, China langsung merespons dengan melakukan upaya untuk melemahkan mata uangnya.

Tujuannya adalah untuk mempertahankan kinerja ekspor.

"China menganggap itu satu-satunya cara untuk terus menaikkan ekspor. Kalau ini terjadi AS tentu akan lebih serius dan ini yang mempengaruhi pasar," katanya saat dihubungi, Rabu (27/6/2018). Kata dia, investor khawatir Pemerintah AS akan mengambil kebijakan yang lebih ketat terhadap China.

Adapun untuk kondisi di dalam negeri, menurutnya belum ada sentimen yang mempengaruhi pergerakan indeks.

Bahkan, saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil pilkada serentak menurut Liga juga tidak akan berdampak signifikan.

"Yang akan berdampak adalah pilpres. Pilkada ini hanya pintu masuk untuk pilpres yang justru akan mempengaruhi pasar nantinya."

Tag : IHSG, Pilkada Serentak
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top