Siapkan 2 Aksi Korporasi, Bumi Serpong Damai (BSDE) Memperkuat Struktur Permodalan

Emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk. Mengantongi restu pemegang saham untuk melakukan dua aksi korporasi penting, yakni rencana pembelian kembali saham dan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD).
Emanuel B. Caesario | 27 Juni 2018 20:20 WIB
Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) Hermawan Wijaya (kiri), bersama Managing Director Sinarmas Land Donny Rahajoe (kanan) , mendengarkan pembicaraan Corporate Strategic and Services Sinarmas Land Ishak Chandra, selepas Sinarmas Land Outlook di Jakarta, Selasa (13/2). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk. Mengantongi restu pemegang saham untuk melakukan dua aksi korporasi penting, yakni rencana pembelian kembali saham dan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD).

Hermawan Wijaya, Direktur Bumi Serpong Damai, mengatakan bahwa keputusan tersebut diperoleh dari hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Rabu (27/6/2018) di Jakarta. Kedua aksi korporasi tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendanai rencana ekspansi ke depan.

Emiten dengan kode saham BSDE ini akan melakukan pembelian kembali saham (buyback) sebanyak-banyaknya 10% atau 1,92 miliar lembar saham yang beredar di pasar dengan alokasi dana Rp3,3 triliun.

Aksi buyback dengan periode selama 18 bulan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor di pasar modal.

“Aksi ini kami lakukan untuk meningkatkan nilai pemegang saham dan mengembalikan kelebihan arus kas, serta memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi perseroan dalam mengelola modal untuk mencapai struktur permodalan yang lebih efisien,” tutur Hermawan lewat siaran pers, Rabu (27/6/2018).

Selain melakukan buyback, BSDE juga akan melakukan PMTHMETD. Hal ini, ungkap Hermawan, menunjukkan kepercayaan investor strategis terhadap rencana kerja dan prospek positif terhadap bisnis BSDE di masa mendatang.

Dalam aksi penambahan modal itu, harga pelaksanaan ditetapkan sekurang-kurangnya Rp1.698,- per lembar saham sehingga total dana yang akan diterima BSDE sekurang-kurangnya Rp3,27 triliun.

Hermawan mengatakan, dana hasil penerbitan saham baru ini akan digunakan untuk berekspansi, seperti pembelian tanah, pengembangan proyek dan infrastruktur, serta cadangan dana operasional.

“Dengan aksi-aksi korporasi ini, perusahaan akan memiliki struktur permodalan yang kuat untuk mendukung rencana bisnis ke depan,” pungkas Hermawan.

Tag : bumi serpong damai
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top