Saham Emiten Jalan Tol Terkerek Sentimen Trafik Mudik Lebaran

Pergerakan harga saham emiten infrastruktur jalan tol terdongkrak sentimen meningkatnya pengguna ruas saat musim mudik Lebaran yang diyakini menambah tebal pendapatan perseroan.
M. Nurhadi Pratomo | 24 Juni 2018 15:42 WIB
Antrean panjang kendaraan mobil arus balik melintasi jalur tol fungsional Solo-Salatiga di Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/6/2018). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA—Pergerakan harga saham emiten infrastruktur jalan tol terdongkrak sentimen meningkatnya pengguna ruas saat musim mudik Lebaran yang diyakini menambah tebal pendapatan perseroan.

Berdasarkan data Bloomberg, harga saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk. terapresiasi 2,41% dalam sebulan terakhir. Kendati demikian, saham emiten berkode JSMR itu mengalami koreksi 170 poin atau 3,85% ke level Rp4.250 pada sesi penutupan perdagangan, Jumat (22/6/2018).

Sepanjang periode berjalan, harga saham JSMR mengalami koreksi hingga 33,59%. Pergerakan mencapai harga tertinggi di level Rp6.600 dan terendah Rp3.920.

Sementara itu, harga saham PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. juga berada dalam tren positif sepanjang satu bulan terakhir. Tercatat, pergerakan menguat sebesar 3,10%.

Pada sesi perdagangan akhir pekan lalu, harga saham emiten berkode CMNP itu terkoreksi 75 poin atau 5,34% ke level Rp1.330. Saat ini, kapitalisasi pasar CMNP tercatat senilai Rp4,45 triliun.

Adapun, saham PT Nusantara Infrastucture Tbk. menguat 4,74% dalam satu bulan terakhir. Sepanjang periode berjalan, pergerakan harga saham emiten berkode META itu mengalami koreksi 7,87%.

Frankie Wijoyo Prasetio, Head of Equity Trading Phintraco Sekuritas Medan menjelaskan bahwa harga saham JSMR, CMNP, dan META mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir. Menurutnya, pergerakan saham didorong sentimen peningkatan volume lalu lintas kendaraan selama Lebaran 2018.

Dia masih menjadikan saham JSMR sebagai top picks dibandingkan dengan dua emiten jalan tol lainnya. Pasalnya, perseroan pelat merah itu diproyeksikan akan mengoperasikan lebih banyak ruas tol yang membuat revenue stream meningkat.

“Rekomendasi saya adalah JSMR dengan target harga Rp5.200 per saham,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com akhir pekan lalu.

Tag : saham
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top