Integrasi Ruas JORR, Ini Dampaknya Bagi Jasa Marga (JSMR)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengklaim perubahan sistem transaksi menjadi integrasi di Jakarta Outer Ring Road tidak akan mengubah rencana bisnis perseroan.
M. Nurhadi Pratomo | 20 Juni 2018 20:45 WIB
Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengklaim perubahan sistem transaksi menjadi integrasi di Jakarta Outer Ring Road tidak akan mengubah rencana bisnis perseroan.

Mohamad Agus Setiawan, Corporate Secretary Jasa Marga menjelaskan bahwa integrasi yang dilakukan untuk ruas Jakarta Outer Ring Road (JORR) tidak mengubah pendapatan perseroan. Pasalnya, pengguna jarak dekat akan membayar lebih tinggi sementara pengguna jarak jauh akan membayar lebih rendah.

“Dari sisi operasional, [integrasi] secara keseluruhan akan mengurangi titik transaksi sehingga membantu pengguna jalan lebih lancar. Dengan demikian, akan membuat pengguna jalan tertarik masuk tol,” paparnya kepada Bisnis.com, Rabu (20/6/2018).

Dia mengungkapkan perubahan sistem transaksi JORR menjadi integrasi tarif merata merupakan implementasi penggabungan tiga sistem wilayah transaksi. Artinya, transaksi yang sebelumnya dilakukan 2 kali hingga 3 kali dapat dirampingkan menjadi 1 kali transaksi.

Agus mengatakan perubahan sistem integrasi JORR bukan sebagai kenaikan tarif. Dengan demikian, pendapatan yang diperoleh seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pengelola JORR tetap sama.

“Jadi secara rencana bisnis tidak berpengaruh signifikan namun lebih baik dari sisi operasional dan administrasi yang lebih efisien,” imbuhnya.

Tag : jasa marga
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top