Venezuela Siap Olah Minyak Impor Meski Punya Cadangan Melimpah

Venezuela sedang mempertimbangkan untuk memroduksi bahan bakar melalui penyulingan minyak mentah impor untuk pertama kalinya.
M. Nurhadi Pratomo | 14 Juni 2018 19:19 WIB
Kilang BBM - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — Venezuela sedang mempertimbangkan untuk memproduksi bahan bakar melalui penyulingan minyak mentah impor untuk pertama kalinya.

Dokumen perencanaan yang dikutip oleh Reuters menyebut Venezuela tengah berjuang memenuhi kewajiban pasokan bahan bakar. Padahal, negara itu memiliki cadangan minyak mentah terbesar di dunia.

Menurut dokumen tersebut, perusahaan minyak milik Venezuela, PDVSA, mampu memroses hingga 57.000 barel per hari (bpd) minyak mentah impor. Hasil produksi nantinya akan digunakan untuk memenuhi kontrak bahan bakar dengan pelanggan asal Rusia dan China.

“Pengolahan minyak mentah yang lebih besar akan meningkatkan ketersediaan bahan bakar kami. Ini juga akan mengurangi persyaratan untuk mengimpor vacuum gasoil dan diesel,” kata salah satu dokumen yang dikutip melalui Reuters, Kamis (14/6/2018).

Selain itu, hasil penyulingan minyak mentah impor akan digunakan mengurangi pembelian bahan untuk keperluan rumah tangga. Kendati demikian, PDVSA masih enggan memberikan komentar.

Reuters mencatat PDVSA telah gagal memenuhi ekspor bahan bakar dalam beberapa tahun terakhir.

Korporasi minyak milik Venezuela itu terbelit permasalahan mulai dari bahan baku, kekurangan suku cadang alat produksi, serta pergolakan manajemen di jaringan penyulingan domestik. 

Menurut catatan Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), Venezuela menghasilkan 1,53 juta bpd minyak mentah pada Mei 2018.

Akan tetapi, sumber lain menyebut keluaran minyak mentah negara itu hanya 1,39 juta bpd sepanjang periode tersebut dan menjadi keluaran bulanan terendah sejak 1950. 

Sumber : Reuters

Tag : Harga Minyak, harga minyak mentah wti
Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top