Bursa Asia 'Merah', IHSG Tergelincir di Akhir Sesi I

IHSG melemah 0,84% atau 51,07 poin ke level 6.055,63 pada akhir sesi I, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,38% atau 23,37 poin di level 6.083,70.
Aprianto Cahyo Nugroho | 08 Juni 2018 12:06 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan, di Jakarta, Selasa (27/2/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan sesi I hari ini, Jumat (8/6/2018).

IHSG melemah 0,84% atau 51,07 poin ke level 6.055,63 pada akhir sesi I, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,38% atau 23,37 poin di level 6.083,70.

Adapun pada perdagangan kemarin, Kamis (7/6), IHSG ditutup menguat 0,61% atau 36,98 poin ke level 6.106,70.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 6.051,49 – 6.096,66. Sebanyak 111 saham menguat, 214 saham melemah, dan 259 saham stagnan dari 584 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG menetap di zona merah dengan tekanan terbesar dari sektor finansial yang melemah 1,57%, disusul sektor infrastruktur yang turun 1,49%.

Adapun hanya sektor industri dasar yang menguat sebesar 0,37% dan menahan pelemahan IHSG lebih lanjut.

Pergerakan indeks saham lainnya di Asia Tenggara melemah siang ini, dengan indeks PSEi Filipina turun 0,8%, indeks SE Thailand melemah 0,3%, indeks FTSE Malay KLCI melemah 0,58%, dan indeks FTSE Straits Time Singapura turun 0,56%.

Bursa lain di kawasan Asia juga tertekan, dengan indeks Topix Jepang melemah 0,23%, indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,23%, dan indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,54%.

Bursa Asia kembali meninggalkan level tertinggi 2,5 bulannya pada hari ini, setelah pasar dibayangi risiko menjelang berakhir stimulus moneter besar-besaran Eropa. Hal itu juga diperparah oleh ketidakpastian atas hubungan perdagangan menjelang pertemuan penting para pemimpin global di KTT puncak G-7 yang digelar di Kanada, 8-9 Juni2018 waktu setempat.

Bursa saham China melemah. Indeks Shangai-Shenzhen blue-chip, CSI300 turun 0,6%. Hong Kong Hang Seng, HSI turun 0,7% sementara KOSPI Korea Selatan turun 0,4%.

Indeks Nikkei Jepang, N225 dan saham Australia relatif stagnan.

Seperti diketahui, Bank Sentral Eropa menggelar rapatnya pada pekan depan apakah akan mengakhiri pembelian obligasi akhir tahun ini, kata kepala ekonom bank pada Rabu.

"Pasar harus menemukan kembali bagaimana risiko harga di tengah berkurangnya pembelian bank sentral dan penyesuaian itu bisa terbukti sangat sulit," kata Matt King, kepala strategi kredit global Citi seperti dikutip Reuters, Jumat (8/6/2018).

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top