Binaartha Sekuritas: Indeks Diprediksi Terkoreksi Wajar, Ini 6 Saham Potensial Cuan

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang menuju ke area level support.
Mia Chitra Dinisari | 07 Juni 2018 06:01 WIB
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Bank Permata, Jakarta, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang menuju ke area level support.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan hal tersebut trlihat dari adanya pola bearish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan indeks saham.

IHSG ditutup melemah 0.31% di level 6.069,713 pada 6 Juni 2018. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.056,458 hingga 6.043,202.

Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.089,846 hingga 6.109,979. Berdasarkan indikator daily, MACD bergerak ke atas menuju ke area positif. Namun, Stochastic sudah menunjukkan overbought sementara RSI menunjukkan netral. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*AISA, Daily (462) (RoE: 5.16%; PER: 6.36x; EPS: 72.28; PBV: 0.33; Beta: 1.30):* Saat ini, pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 450 - 464, dengan target harga secara bertahap di level 490 dan 540. Support: 450 & 440.

*AKRA, Daily (4700) (RoE: 34.86%; PER: 5.22x; EPS: 926; PBV: 1.95x; Beta: N/A):* Pergerakan harga saham sudah menguji garis MA 10 dan MA 20 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 4660 – 4720, dengan target harga secara bertahap di level 4900, 5000 dan 5400. Support: 4400.

*BBNI, Daily (8250) (RoE: 14.32%; PER: 10.47x; EPS: 788.28; PBV: 1.50x; Beta: 1.83):* Saat ini, pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle is detected yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 8150 – 8300, dengan target harga secara bertahap di area level 8550, 9250 dan 9975. Support: 8000.

*BBTN, Daily (2970) (RoE: 12.31%; PER: 11.39x; EPS: 260.72; PBV: 1.40x; Beta: 1.48):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 2940 - 2980, dengan target harga secara bertahap di level 3020, 3380 dan 3630. Support: 2940 & 2880.

*GIAA, Daily (250) (RoE: -31.84%; PER: -1.79x; EPS: -138.84; PBV: 0.57x; Beta: 0.1):* Saat ini, pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 244 - 252, dengan target harga secara bertahap di level 256 dan 268. Support: 240.

*UNVR, Daily (46200) (RoE: 87.66%; PER: 47.76x; EPS: 967.96; PBV: 42.03x; Beta: 0.50):* Saat ini, pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 46000 – 46300, dengan target harga secara bertahap di level 47000, 49000 dan 51000. Support: 45000 & 44000.

 

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top