Wijaya Karya (WIKA) Teken Proyek Elevated di Filipina

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menandatangani nota kesepahaman pembangunan jalan tol elevated di Manila, Filipina.
M. Nurhadi Pratomo | 29 Mei 2018 16:35 WIB
Aktivitas pembuatan beton di pabrik milik PT Wijaya Karya Beton. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menandatangani nota kesepahaman pembangunan jalan tol elevated di Manila, Filipina.

Penandatangan nota kesepahaman dilakukan antara Wijaya Karya dengan Citra Manila Consortium yang beranggotakan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk., PT Citra Persada Infrastruktur, dan CLGP Philipine Holding Inc. pada Senin (28/5/2018) malam waktu setempat. Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M. Soemarno turut menghadiri acara penandatanganan tersebut.

“Keberhasilan ekspansi PT Industri Kereta Api (Persero) dan Wijaya Karya di Filipina sekarang ini merupakan salah satu bukti bahwa BUMN kita kuat, handal dan dipertimbangkan di luar negeri,” ungkap Rini dalam siaran pers yang dikutip, Selasa (29/5/2018).

Emiten berkode saham WIKA itu akan menggarap proyek pembangunan jalan tol elevated sepanjang 18 Kilometer menyambungkan Metro Manila dengan wilayah Taguig. Pembangunan jalan tol akan dimulai pada Januari 2019 dan ditargetkan rampung pada Desember 2022.

Adapun, pekerjaan tersebut didanai langsung oleh Pemerintah Filipina dengan nilai proyek US$1,25 miliar. Selain rencana Proyek Manila Taguig Expressway, WIKA sebelumnya telah memulai rekonstruksi Clarin Bridge di Bohol, Filipina.

Dalam pengerjaan proyek tersebut, WIKA dan perusahaan lokal Filipina VT Lao Construction dipercaya untuk melakukan rekonstruksi Clarin Bridge dengan nilai kontrak 445,8 juta Peso Filipina. Jembatan sepanjang 104 meter ini ditargetkan akan selesai pada Oktober 2019 dan diharapkan akan mempermudah akses menuju daerah pariwisata serta mempercepat arus mobilisasi barang dan jasa di Provinsi Bohol.

Tag : wijaya karya
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top