Akhirnya, SBN Ritel Online Laku Rp1,92 Triliun

Pemerintah melalui surat berharga negara (SBN) ritel online seri SBR003 akhirnya meraup Rp1,92 triliun atau melampaui target indikatif Rp1 triliun sejak dilelang pada 14 Mei lalu.
Ipak Ayu H Nurcaya | 28 Mei 2018 17:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah melalui surat berharga negara (SBN) ritel online seri SBR003 akhirnya meraup Rp1,92 triliun atau melampaui target indikatif Rp1 triliun sejak dilelang pada 14 Mei lalu.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan lelang ini sudah resmi ditutup  Jumat 25 Mei 2018. 

"Per Jumat saat kami tutup kemaren yang resmi masuk mencapai Rp1,928 triliun. Rerata volume pemesanan investor Rp252,30 juta, tahun lalu Rp328,5 juta artinya sukses menjaring investor ritel," katanya hari ini Senin (28/5/2018).

Ada pun dari hasil tersebut register investor yang masuk mencapai 10.688 dan completed investor 7.642 di seluruh 34 provinsi. Investor yang benar-benar baru tercatat 5.683 investor.

Untuk jumlah investor terbesar berada pada pemesanan Rp1 juta sampai dengan Rp100 juta atau sekitar 61,89% dari total pesanan.

Berdasarkan kelompok umur, jumlah investor terbesar berada pada kelompok usia 25—40 tahun atau mencapai 36,72%. Namun, dari volume pemesanan terbesar berasal dari kelompok umu >55 tahun dengan volume mencapai Rp896,99 miliar atau 46,52% dari total.

Sementara itu berdasarkan wilayah, pemesan dari Indonesia bagian Barat selain Jakarta mencapai 46,85%, wilayah Jakarta 42,21%, sisanya tersebar di Indonesia bagian Tengah dan Timur 10,94%.

"Kami apresiasi lelang ini sudah menjangkau wilayah Papua dan Maluku walau masih sedikit, tetapi sebagai tahap awal ini sudah baik," ujarnya.

Luky mengemukakan setelah lelang SBR003 untuk pertama kalinya berhasil menggunakan sistem daring, ke depan pemerintah masih akan terus melakukan evaluasi.                           

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sbn

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top