CALON EMITEN: Indonesia Kendaraan Terminal Listing Juli 2018

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. menawarkan sebanyak-banyaknya 561.101.600 saham melalui aksi penawaran umum perdana saham pada Juli 2018.
M. Nurhadi Pratomo | 27 Mei 2018 21:13 WIB
Dirut PT Indonesia Kendaraan Terminal Chiefy Adi Kusmargono (kedua kiri) bersama Direktur Arif Isnawan (dari kiri), Direktur Indra Hidayat Sani, dan Direktur Sugeng Mulyadi, menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela paparan kinerja perseroan, di Jakarta, Rabu (11/4/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA—PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. menawarkan sebanyak-banyaknya 561.101.600 saham melalui aksi penawaran umum perdana saham pada Juli 2018.

Direktur Utama Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. Chiefy Adi Kusmargono mengungkapkan rencana penawaran awal atau bookbuilding akan dilakukan pada 24 Mei 2018- 22 Juni 2018. Pihaknya berharap dapat melakukan pencatatan atau listing perdana di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2018.

“Rencananya akan menggunakan ticker IPCC dan 100% dana yang dihimpun akan digunakan untuk IKT bukan induk,” ujarnya di Jakarta, Minggu (27/8).

Direktur Keuangan & SDM Indonesia Kendaraan Terminal Sugeng Mulyadi menjelaskan bahwa perseroan menargetkan dana sebanyak-banyaknya Rp1 triliun dalam aksi korporasi tersebut. Adapun, jumlah lembar saham yang akan dilepas sebanyak 30% atau setara 561.101.600.

Sebelumnya, Secara detail, dia menjelaskan bahwa dana yang didapat melalui IPO akan digunakan untuk keperluan investasi infrastruktur. Perseroan akan menambah aset melalui kucuran dana yang didapat.

“Kami mengincar pembukaan terminal baru di dalam dan luar negeri,” jelasnya.

Di sisi lain, Sugeng menjelaskan bahwa tidak menutup kemungkinan perseroan akan memberikan jalan untuk investor masuk melalui skema private placement. Namun, opsi tersebut akan ditempuh setelah perseroan mengeksekusi pencatatan saham perdana.

Dalam aksi korporasi tersebut, IKT yang menunjuk dua penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Bahana Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan RHB bertindak sebagai Agen Penjual Internasional (International Selling Agent).

Sementara itu, Direktur Utama Bahana Sekuritas Feb Sumandar menjelaskan penawaran akan dilakukan baik kepada investor di dalam maupun di luar negeri. Pihaknya juga mengharapkan pencatatan dapat dilakukan pada 10 Juli 2018.

Kendati demikian, Feb belum dapat memaparkan berapa kisaran harga yang ditawarkan serta nama-nama calon investor. Pasalnya, proses pemaparan publik dan due diligence meeting baru dilakukan pada, Senin (28/5/2018).

Indonesia Kendaraan Terminal mencatatkan pertumbuhan pendapatan 34,3% secara tahunan pada 2017. Jumlah pendapatan yang dikantongi naik dari Rp314,3 miliar pada 2016 menjadi Rp422,1 miliar.

Adapun, laba bersih perseroan Rp130,1 miliar pada 2017. Pencapaian tersebut tumbuh 32,2% dibandingkan dengan periode sebelumnya Rp98,4 miliar.

Volume bongkar muat kendaraan mobil ekspor tumbuh 19,4% secara tahunan pada 2017. Nilai arus bongkar muat kendaraan mobil naik dari 191.463 unit pada 2016 menjadi 228.558 pada tahun lalu.

Tag : ipo
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top