Prediksi IHSG (22/5/2018): Indeks Masih Lesu, Simak Rekomendasi Sahamnya!

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi bakal melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (22/5/2018). Pada perdagangan hari ini, IHSG ditutup melemah 0,86% atau 49,46 poin di level 5.733,85, setelah dibuka turun tipis 0,07% atau 4,07 poin di level 5.779,24.
Tegar Arief | 21 Mei 2018 20:15 WIB
Karyawan berjalan di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA--Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi bakal melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (22/5/2018). Pada perdagangan hari ini, IHSG ditutup melemah 0,86% atau 49,46 poin di level 5.733,85, setelah dibuka turun tipis 0,07% atau 4,07 poin di level 5.779,24.

Berdasarkan data Bloomberg, enam dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dipimpin sektor finansial -1,88% dan infrastruktur -1,50%. Adapun, sektor pertanian yang menguat 2,26% memimpin kenaikan di antara tiga sektor lainnya.

Analis PT Erdhika Elit Sekuritas Hendri Widiantoro mengatakan, candle mencoba mendekati support terdekat Stochastic nampak melanjutkan pelemahan dengan ruang pelemahan relatif sempit dan memasuki area oversold.

Sementara itu Bill William nampak menunjukan candle break lower fractal yang menandakan bahwa indeks ada kemungkinan melanjutkan pelemahan, hal tersebut didukung pula dengan momentum masih berada diareal negatif dan fasenya masih mengalamai deselerasi.

"Indeks diprediksi akan sideways cenderung melemah apabila indeks menembus areal support di 5.693 maka ada kemungkinan indeks akan melanjutkan pelemahan," katanya, Senin (21/5/2018).

Dia menambahkan, apabila indeks mampu bergerak di atas resistance di 5.773 ada kemungkinan indeks akan melakukan teknikal rebound. Range pergerakan saham pada perdagangan besok 5.693-5.773.

Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai, pergerakan IHSG masih akan terlihat berusaha menggeser rentang konsolidasi untuk ke arah yang lebih baik.

Menurutnya, potensi kenaikan masih terlihat cukup besar ditengah masih tertekannya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

"Peluang kembali nya capital inflow masih sangat diharapkan untuk kembali dapat mendongkrak IHSG menuju level tertinggi sepanjang masanya kembali," kata dia.

William memperkirakan indeks bakal menguat dengan pergerakan 5.703-5.936 pada perdagangan besok. Adapun saham yang direkomendasikan adalah JSMR, WSBP, ADHI, SMRA, SCMA, TLKM, HMSP, TOTL, BJTM, dan BBRI.

Adapun saham yang direkomendasikan oleh Erdhika Elit Sekuritas adalah AALI, ACES, AKRA, ASII, BBTN, CPIN, ITMG, dan JSMR.

Tag : IHSG
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top