Binaartha Sekuritas: IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan, 6 Saham Ini Berpotensi Naik

Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin (21/5) mengindikasikan adanya peluang terjadinya pelemahan lanjutan.
Fajar Sidik | 21 Mei 2018 08:00 WIB
Karyawati mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Bank Permata, Jakarta, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin (21/5) mengindikasikan adanya peluang terjadinya pelemahan lanjutan.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan
IHSG ditutup melemah 0,57% di level 5783.310 pada 18 Mei 2018. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5763.263 hingga 5743.216. Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 5823.404 hingga 5863.498.

Berdasarkan indikator daily, MACD berhasil membentuk golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

Namun, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya peluang terjadinya pelemahan lanjutan pada pergerakan indeks saham, sehingga berpotensi menuju ke area level support.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*CPIN, Daily (3410) (RoE: 22.83%; EPS: 242.88; PER: 14.00x; PBV: 3.20x; Beta: 1.75):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.“Buy on Weakness” pada area level 3360 - 3400, dengan target harga secara bertahap di level 3590, 3710, 3800 dan 4210. Support: 3230.

*CTRA, Daily (970) (RoE: 3.20%; PER: 36.03x; EPS: 26.92; PBV: 1.45x; Beta: 2.39):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 960 - 980, dengan target harga secara bertahap di level 1040 dan 1100. Support: 920.

*ICBP, Daily (8000) (RoE: 21.55%; PER: 19.35x; EPS: 414.68; PBV: 4.16x; Beta: 1.11):* Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Beli” pada area level 7950 – 8050, dengan target harga secara bertahap di level 8125, 8200, 8500, 8800 dan 9100. Support: 7900.

*INDF, Daily (6375) (RoE: 8.92%; PER: 13.51x; EPS: 473.69; PBV: 1.20x; Beta: 0.88):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level level 6250 – 6400, dengan target harga secara bertahap di level 6600, 6750 dan 6850. Support: 6100.

*LPPF, Daily (8800) (RoE: 35.76%; PER: 26.86x; EPS: 340.32; PBV: 9.30x; Beta: 2.11):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola a bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Beli” pada area level 8700 – 8900, dengan target harga secara bertahap di level 9200 dan 9675. Support: 8500.

*RALS, Daily (1340) (RoE: 1.67%; PER: 161.84x; EPS: 8.28; PBV: 2.70x; Beta: 1.53):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Beli” pada area level 1285 - 1345, dengan target harga di level 1385. Support: 1275.

(Disclaimer on)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top