Valbury Sekuritas: IHSG Bakal Bergerak di Zona Hijau, Simak Teknikal 6 Saham Pilihan Ini

Valbury Sekuritas Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif di zona hijau sepanjang perdagangan bursa saham hari ini, Kamis (17/5).
Fajar Sidik | 17 Mei 2018 08:45 WIB
Karyawati mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Bank Permata, Jakarta, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Valbury Sekuritas Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif di zona hijau sepanjang perdagangan bursa saham hari ini, Kamis (17/5).

Mengutip riset Valbury pagi ini, di tengah keterbatasan sentimen positif dari dalam negeri, namun diharapkan dengan membaiknya bursa global terutama saham AS ditutup menguat pada hari Rabu dan potensial pasar Asia positif dapat membuka peluang bagi IHSG ke zona hijau pada hari ini.

Sentimen pasar dari dalam negeri, berkenaan dengan meningkatnya impor barang pada bulan April, membuat neraca perdagangan Indonesia defisit US$ 1,63 miliar. Pemerintah memperkirakan defisit neraca perdagangan ini memiliki tendensi untuk terus berlanjut terutama karena pembangunan infrastruktur dan menggeliatnya iklim investasi di Indonesia yang membutuhkan bahan baku dan modal yang tidak semuanya diproduksi oleh lokal.

Berakhirnya periode suku bunga rendah dan mulai beralih ke tren peningkatan suku bunga. Nampaknya BI pun mulai merespon hal ini dengan memberi sinyal untuk menaikkan suku bunga acuannya dalam rapat dewan gubernur (RDG) 16 Mei-17 Mei 2018. Jika ini jadi putusan maka akan mengakhiri era suku bunga murah. Dampaknya, ini bisa menjadi salah satu pendukung pertumbuhan ekonomi.

Kabar lainnya, Pemerintah tengah membahas tiga revisi Undang-undang mengenai perpajakan, yakni Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), RUU Pajak Penghasilan (PPh), dan RUU Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Namun, pembahasan ketiga RUU tersebut berada di DPR dan pemerintah menunggu untuk proses selanjutnya.

Sentimen pasar dari luar negeri, kabar dari Semenanjung Korea, Korea Utara mengancaman akan membatalkan pembicaraan tingkat tinggi dengan Korea Selatan dan kembali perlu memikirkan dengan cermat tentang rencana kelanjutan pertemuan antara Kim Jong Un dan Presiden Trump menyusul rencana latihan militer bersama Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan. Karena latihan yang diberi nama Max Thunder itu adalah latihan penyerbuan terhadap Korea Utara dan sebagai provokasi.

Berkenaan pertemuan AS dan Cina, Pemerintah AS berharap dapat mencapai kesepakatan dengan Cina dapat menghindari terjadinya perang dagang. Namun, AS ingin Cina memberi jadwal membuka pasarnya bagi ekspor AS karena kedua negara masih sangat berjauhan dalam menyelesaikan friksi perdagangan. Kedua negara gagal mencapai kesepakatan tentang daftar panjang permintaan AS.

Rekomendasi saham hari in (perspektif teknikal):

TLKM: Trading Buy
• Close 3480, TP 3590
• Boleh buy di level 3310-3480
• Resistance di 3590 & support di 3310
• Waspadai jika tembus di 3310
• Batasi resiko di 3280

ADHI: Trading Buy
• Close 1880, TP 1920
• Boleh buy di level 1795-1880
• Resistance di 1920 & support di 1795
• Waspadai jika tembus di 1795
• Batasi resiko di 1785

BMRI : Trading Buy
• Close 6850, TP 6950
• Boleh buy di level 6675-6850
• Resistance di 6950 & support di 6675
• Waspadai jika tembus di 6675
• Batasi resiko di 6600

ASII: Trading Buy
• Close 6900, TP 7000
• Boleh buy di level 6725-6900
• Resistance di 7000 & support di 6725
• Waspadai jika tembus di 6725
• Batasi resiko di 6675

ADRO: Trading Buy
• Close 1800, TP 1845
• Boleh buy di level 1710-1800
• Resistance di 1845 & support di 1710
• Waspadai jika tembus di 1710
• Batasi resiko di 1690

PWON: Trading Buy
• Close 530, TP 565
• Boleh buy di level 515-530
• Resistance di 565 & support di 515
• Waspadai jika tembus di 515
• Batasi resiko di 505

Ket. TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
WIKA, ADHI, PTPP, BSDE, WSKT, BMRI, BBRI

(Disclaimer ON)

Tag : IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top