Momentum Ramadan Dongkrak Permintaan CPO

Permintaan minyak kelapa sawit atau CPO diyakini dapat meningkat menjelang momentum bulan Ramadan dan Idul Fitri. Hal ini menjadi berkah bagi emiten perkebunan.
Hafiyyan | 15 Mei 2018 13:27 WIB
Petani memindahkan kelapa sawit hasil panen ke atas truk di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA-Permintaan minyak kelapa sawit atau CPO diyakini dapat meningkat menjelang momentum bulan Ramadan dan Idul Fitri. Hal ini menjadi berkah bagi emiten perkebunan.

Head of Investor Relations PT Sampoerna Agro Tbk. (SGRO) Michael Kesuma menyampaikan, secara musiman menjelang Ramadan dan Lebaran volume permintaan CPO bertumbuh. Pasalnya, masyarakat di negara berpenduduk mayoritas muslim cenderung meningkatkan konsumsi.

"Biasanya konsumsi CPO meningkat di Indonesia, Malaysia, dan negara-negara Asia Barat seperti Pakistan," tuturnya saat dihubungi, Senin (14/5/2018).

Dari sisi operasional, produksi CPO juga mengalami peningkatan pada April 2018 karena perbaikan cuaca. Di samping itu, SGRO melakukan intensifikasi kebun sehingga produktivitas CPO menanjak.

Menurut Michael, mulai Maret 2018 tren produksi CPO perusahaan mengalami peningkatan. Alhasil, SGRO masih on track untuk mencapai target pertumbuhan produksi tahun ini sebesar 15%-20%.

Dalam periode Januari-Maret 2018, produksi CPO perseroan turun 19% yoy menjadi 67.808 ton. Hal ini menurutnya disebabkan masih adanya tantangan dari cuaca.

"Kami melihat tren produksi naik sejak Maret 2018, karena kondisi cuaca juga membaik. Ke depannya tren akan meningkat. Ini berbeda dari 2017, karena puncak produksi terjadi bulan Januari, setelah itu cenderung menurun," tuturnya.

Tag : kinerja emiten, harga cpo
Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top