PROYEKSI IHSG: Awal Pekan Bakal Tembus 6.000

Pada perdagangan Senin (14/5/2018), kinerja indeks harga saham gabungan berpotensi menguat terbatas, menembus level 6.000.
Novita Sari Simamora | 13 Mei 2018 05:52 WIB
Mahasiswa berjalan di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA  -- Pada perdagangan Senin (14/5/2018), kinerja indeks harga saham gabungan berpotensi menguat terbatas, menembus level 6.000.

Head of Technical Analyst BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengungkapkan, pada awal pekan dekan, kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) akan menguat terbatas. Menurutnya, hal itu bakal terjadi karena sebulan terakhir indeks telah melemah cukup dalam.

"Minggu depan kenaikan terbatas. Senin indeks akan bergerak pada kisaran 5900-6020, kencenderungan akan naik dulu," ungkapnya kepada Bisnis, Sabtu (12/5/2018).

Pada penutupan perdagangan harian Jumat (11/5/2018), IHSG berhasil menghijau, naik 48,89% atau 0,83% menuju level 5.956,83. Selain itu, investor asing juga masih membukukan aksi jual senilai Rp434,55 miliar. Dalam seminggu terakhir, IHSG juga berhasil naik 2,84%.

Sementara itu, indeks LQ45, IDX30, Kompas100 dan Bisnis27 masing-masing naik 24,55%, 4,66%, 3,59% dan 3,65% sepanjang sepekan terakhir. Dia menambahkan, dalam waktu dekat, belum ada sentimen dari dalam negeri yang berpotensi mendongkrak kenaikan IHSG, sebab IHSG masih melemah oleh sentimen rencana The Fed menaikkan suku bunga.

 

 

Tag : IHSG
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top