Sempat Menyentuh Level 6.000, Indeks Berpotensi Terus Naik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada pekan ini setelah sempat tertekan. Bahkan, pada perdagangan kemarin indeks sempat berada di level 6.000.
Tegar Arief | 12 Mei 2018 10:33 WIB
Mahasiswa berjalan di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada pekan ini setelah sempat tertekan. Bahkan, pada perdagangan kemarin indeks sempat berada di level 6.000.

Head of Research Ekuator Swarna Sekuritas David Sutyanto mengatakan, kenaikan ini merupakan siklus yang sudah diprediksi oleh banyak kalangan. Pasalnya, penurunan IHSG sepanjang bulan lalu terlampau dalam.

"Penurunan indeks kemarin itu sudah terlalu massif. Jadi menurut kami wajar jika saat ini terjadi rebound karena memang sudah saatnya untuk naik," katanya saat dihubungi, Jumat (11/5/2018).

Dia menambahkan, selama ini yang menjadi faktor penekan pergerakan indeks adalah kondisi ekonomi makro, terutama kondisi nilai tukar rupiah. Dengan kata lain, kinerja emiten sejauh ini masih positif dalam menopang pasar modal.

"Kinerja emiten tidak ada masalah, ini murni masalah makro. Penurunan indeks juga tidak disebabkan oleh kinerja emiten," ujarnya.

IHSG ditutup menguat 0,83% atau 48,89 poin di level 5.956,83, setelah dibuka dengan kenaikan 0,26% atau 15,15 poin di level 5.923,09. Indeks bahkan sempat kembali menembus level 6.000 hari ini.

Adapun pada perdagangan Rabu (9/5), sebelum libur Kenaikan Isa Al Masih, IHSG berhasil rebound dan berakhir menguat 2,31% atau 133,22 poin di level 5.907,94.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top