Kuartal I/2018, Pendapatan Jasa Marga (JSMR) Tumbuh 92,84%

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. membukukan pertumbuhan pendapatan 92,84% pada kuartal I/2018 ditopang kenaikan pendapatan konstruksi perseroan.
M. Nurhadi Pratomo | 28 April 2018 02:38 WIB
Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Desi Arryani (kiri) dan Direktur Keuangan Donny Arsal memberikan keterangan seusai rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan, di Jakarta, Selasa (10/4/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com,JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. membukukan pertumbuhan pendapatan 92,84% pada kuartal I/2018 ditopang kenaikan pendapatan konstruksi perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2018, Jasa Marga membukukan pendapatan tol dan usaha lainnya Rp2,38 triliun. Pencapaian itu tumbuh 11,23% secara tahunan.

Dari sisi pendapatan konstruksi, emiten berkode saham JSMR itu mengantongi Rp7,25 triliun. Hasil yang dibukukan tumbuh 154% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dengan demikian, total pendapatan yang dikantongi JSMR mencapai Rp9,63 triliun pada kuartal I/2018. Jumlah tersebut naik 92,84% dari Rp4,99 triliun pada kuartal I/2017.

Seiring dengan melonjaknya pendapatan perseroan, beban pendapatan naik hingga 114,97% pada kuartal I/2018. Tercatat, beban pendapatan naik dari Rp3,77 triliun menjadi Rp8,10 triliun.

Kendati demikian, Jasa Marga masih berhasil membukukan pertumbuhan laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk. Laba bersih JSMR naik tipis 6,53% secara tahunan menjadi Rp582,98 miliar pada kuartal I/2018.

Sekretaris Perusahaan Jasa Marga M. Agus Setiawan menjelaskan bahwa perseroan berhasil menjaga pertumbuhan EBITDA pada kuartal I/2018. Tercatat, margin EBITDA JSMR 66,3% atau tumbuh 1,9% secara tahunan.

Di sisi lain, ruas-ruas jalan tol baru menyumbang pertumbuhan aset dari sisi hak pengusahaan jalan tol yang mencapai Rp63,3 triliun atau tumbuh 13,2% secara tahunan. Dengan demikian, total aset Jasa Marga pada kuartal I/2018 mencapai Rp84,4 triliun.

“Pencapaian Jasa Marga dalam mengoperasikan ruas jalan tol baru pada Kuartal/I Tahun 2018 yakni ruas jalan tol Ngawi-Wilangan sepanjang 52 kilometer,” ujarnya Jumat (27/4).

Agus menambahkan pendapatan tol disumbang oleh pendapatan tol dengan porsi sebesar 88,7% atau senilai Rp1,95 Triliun. Sementara, pendapatan tol anak perusahaan mulai memberikan kontribusi11,3% atau sebesar Rp249,0 miliar dan pendapatan usaha lain Rp182,7 miliar.

Sebagai catatan, emiten berkode saham JSMR itu mengantongi pendapatan Rp35,09 triliun atau melesat 110,62% pada 2017. Jumlah tersebut berasal dari pendapatan tol dan usaha lainnya sebesar Rp8,92 triliun dan pendapatan konstruksi Rp26,17 triliun.

Saat ini, Jasa Marga tengah meracik instrumen reksa dana penyertaan terbatas untuk divestasi tiga ruas tol Trans Jawa. Melalui skema tersebut, JSMR membidik dana segar hingga hinga Rp3 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jasa marga

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top