Binaartha Sekuritas: Peluang Teknikal Rebound IHSG Masih Besar

Binaartha Sekuritas menyebutkan peluang terjadinya teknikal rebound pasca IHSG anjlok Masih terbuka lebar.
Mia Chitra Dinisari | 26 April 2018 05:08 WIB
Mahasiswa berjalan di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas menyebutkan peluang terjadinya teknikal rebound pasca IHSG anjlok Masih terbuka lebar.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.023,626 hingga 5.974,237.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.171,221 hingga 6.269,427. Berdasarkan indikator daily, meskipun MACD telah membentuk pola dead cross di area negatif, namun Stochastic dan RSI sudah menunjukkan oversold.

"Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa peluang terjadinya technical rebound masih terbuka lebar," tulis risetnya.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BNGA, Daily (1140) (RoE: 8.06%; PER: 9.57x; EPS: 119.59; PBV: 0.77x; Beta: 1.65):* Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1130 – 1145, dengan target harga secara bertahap di level 1160, 1180 dan 1220. Support: 1100.

*BRMS, Daily (79) (RoE: -41.29%; PER: -1.56x; EPS: -50.67; PBV: 0.64x; Beta: 1.55):* Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 78 – 80, dengan target harga secara bertahap di level 82, 84, 86, 93, 101 dan 108. Support: 78 & 76.

*GZCO, Daily (69) (RoE: -10.82%; PER: -2.49x; EPS: -27.73; PBV: 0.27x; Beta: 0.48):* Saat ini, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Sementara itu, pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 67 - 70, dengan target harga secara bertahap di level 75, 85 dan 95. Support: 65.

*INDF, Daily (6875) (RoE: 8.92%; PER: 14.62x; EPS: 473.69; PBV: 1.30x; Beta: 0.88):* Terlihat bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Beli” pada area level level 6800 – 6900, dengan target harga secara bertahap di level 7050 dan 7225. Support: 6800 & 6600.

*PNBN, Daily (995) (RoE: 6.65%; PER: 9.92x; EPS: 101,36; PBV: 0.66x; Beta: 1.32):* Saat ini, terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Buy” pada level 980 – 1000, dengan target harga secara bertahap di level 1025 dan 1040. Support: 980 & 965.

*SRIL, Daily (338) (RoE: 15.39%; PER: 7.52x; EPS: 44.96; PBV: 1.15x; Beta: -0.22):* Saat ini, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.“Akumulasi Beli” pada area level 334 – 340, dengan target harga secara bertahap di level 348, 362, 396 dan 428. Support: 330.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top