Di Bitung, BEI Canangkan Masyarakat Nabung Saham

Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Kecamatan Maesa Kota Bitung dan Tim Penggerak PKK Kota Bitung mencanangkan Masyarakat Nabung Saham di Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (25/4/2018).
Emanuel B. Caesario | 25 April 2018 17:54 WIB
Karyawan memantau pergerakan saham di Global Markets Maybank Indonesia, Jakarta, Rabu (10/1). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Kecamatan Maesa Kota Bitung dan Tim Penggerak PKK Kota Bitung mencanangkan Masyarakat Nabung Saham di Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (25/4/2018). 

Oskar Herliansyah, Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan Bursa Efek Indonesia, mengatakan bahwa hal ini merupakan upaya untuk memperluas inklusi pasar modal melalui perangkat pemerintahan wilayah.

“Pencanangan Masyarakat Nabung Saham ini merupakan bentuk komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengelolaan investasi di masa depan khususnya di Kota Bitung,” katanya dalam siaran pers, Rabu (25/4/2018). 

Oskar mengatakan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mengajak warga khususnya Kecamatan Maesa yang terdiri dari 8 desa atau kelurahan untuk mulai mempersiapkan masa depan melalui investasi di pasar modal dengan menyisihkan dana secara teratur.

Inisiatif program ini lahir dari kepedulian istri Wali Kota Bitung Khouni Lomban – Rawung terhadap anggota Tim Penggerak PKK Kota Bitung yang dipimpinnya, agar memiliki pengetahuan dan keinginan untuk berinvestasi di pasar modal. 

Gayung bersambut, Kantor Perwakilan BEI Sulut bersama dengan MNC Sekuritas cabang Manado sejak Februari 2018 telah melakukan 15 kegiatan edukasi di kantor kecamatan dan setiap kantor kelurahan.

Selain itu Kantor Perwakilan BEI Sulut bersama dengan MNC Sekuritas cabang Manado akan menuntaskan 10  kegiatan edukasi lanjutan sepanjang April hingga Juni 2018 untuk mencapai sekurang-kurangnya 300 investor aktif.

“Harapannya, agar investor di Kecamatan Maesa ini dapat menjadi contoh bagaimana memiliki gaya hidup berinvestasi di pasar modal dengan benar sehingga dapat menarik antusiasme dari masyarakat di kecamatan lain yang ada di Kota Bitung khususnya dan Provinsi Sulawesi Utara pada umumnya,” katanya.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan yang sudah dilakukan, BEI akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan di Kecamatan Maesa. 

Harapannya adalah agar investor di Kecamatan Maesa ini dapat menjadi contoh bagaimana memiliki gaya hidup berinvestasi di pasar modal dengan benar sehingga dapat menarik antusiasme dari masyarakat di kecamatan lain yang ada di Kota Bitung khususnya dan Provinsi Sulawesi Utara pada umumnya.

Pertumbuhan pasar modal di Sulawesi Utara cukup menjanjikan. Per 31 Maret 2018 jumlah investor di Sulut 7.038 single investor identification (SID) dan 7.732 Sub Rekening Efek (SRE).

Tag : bursa efek indonesia
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top