Jakarta Islamic Index Anjlok 1% Lebih di Sesi I, 23 Saham Melemah

JII melemah 1,15% atau 8,28 poin ke level 711,25 di jeda siang, setelah dibuka melemah 1,15% atau 8,28 poin di posisi 719,2. Pada perdagangan Selasa (24/4), JII ditutup merosot 1,39% atau 10,11 poin di level 719,53.
Aprianto Cahyo Nugroho | 25 April 2018 13:24 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), melemah lebih dari 1% pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (25/4/2018).

JII melemah 1,15% atau 8,28 poin ke level 711,25 di jeda siang, setelah dibuka melemah 1,15% atau 8,28 poin di posisi 719,2. Pada perdagangan Selasa (24/4), JII ditutup merosot 1,39% atau 10,11 poin di level 719,53.

Sepanjang perdagangan hingga akhir sesi I hari ini, indeks syariah bergerak di kisaran 709,88-719,31. Sebanyak 5 saham menguat, 23 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang anjlok 2,71% menjadi penekan utama pergerakan JII siang ini, diikuti saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang turun 2,84%.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,29% atau 89,28 poin ke level 6.149,36 di akhir sesi I, setelah dibuka dengan pelemahan 9,87 poin atau 0,05% di level 6.219,76.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran level 6.142,4 – 6.220,04 Sebanyak 131 saham menguat, 220 saham melemah, dan 224 saham stagnan dari 575 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Seluruh sembilan indeks sektoral IHSG menetap di zona merah dengan tekanan utama dari sektor finansial yang melemah 2,11% dan konsumer yang melemah 1,54%.

Saham-saham indeks syariah yang melemah siang ini:

UNVR

-2,71%

UNTR

-2,84%

TLKM

-0,52

PGAS

-3,08%

Saham-saham indeks syariah yang menguat siang ini:

TPIA

+0,4%

PWON

+0,83%

PTBA

+0,60%

INDF

+0,36%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
indeks syariah

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top