Wijaya Karya (WIKA) Bagi Dividen Rp26,8 per Saham

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. akan menebar dividen tunai 20% dari laba bersih periode 2017.
M. Nurhadi Pratomo | 24 April 2018 19:12 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA— PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. akan menebar dividen tunai 20% dari laba bersih periode 2017.

Hal tersebut diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Wijaya Karya, Selasa (24/3). Emiten berkode saham WIKA itu akan menebar dividen tunai total Rp240,41 miliar atau Rp26,8 per saham.

Dengan demikian, WIKA menurunkan rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio (DPR) dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Menurut catatan Bisnis.com, DPR perseroan pada dalam tiga tahun sebelumnya yakni 20% pada 2014, 20% pada 2015, dan 30% pada 2016.

Direktur Keuangan Wijaya Karya Steve Kosasih menjelaskan penurunan DPR perseroan telah dipahami pemegang saham. Pasalnya, perseroan tengah gencar melakukan investasi.

“Kita sedang banyak melakukan investasi jadi dividennya tidak terlalu kencang,” ujarnya di Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Sebagai catatan, WIKA mengamankan pertumbuhan laba bersih dan arus kas dari aktivitas operasional periode 2017 seiring dengan pertumbuhan penjualan yang dihasilkan pada tahun lalu.

Penjualan emiten berkode saham WIKA itu tercatat senilai Rp26,18 triliun. Hasil itu tumbuh 67,17% dari periode sebelumnya Rp15,67 triliun.

Kontribusi penjualan terbesar berasal dari sektor infrastruktur dan bangunan gedung dengan persentase 62,25% pada 2017. Secara rinci, kontribusi penjualan sektor lainnya tahun lalu yakni industri penunjang infrastruktur 17,92%, energi dan industrial plant 14,41%, serta realti dan properti 5,41%.

Dengan demikian, WIKA mengantongi laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Rp1,20 triliun. Jumlah tersebut naik dari periode sebelumnya Rp1,05 triliun.

Di sisi lain, arus kas dari aktivitas operasi perseroan positif pada 2017. Tercatat, arus kas WIKA senilai Rp1,87 triliun per 31 Desember 2017.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wijaya karya

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top