Unilever (UNVR) Tertekan Pada Kuartal I/2018

Sepanjang kuartal I/2018, emiten consumer goods, PT Unilever Indonesia Tbk. membukukan penjualan bersih yang tergerus dan berdampak pada penurunan laba.
Novita Sari Simamora | 24 April 2018 17:59 WIB
Unilever - www.unilever.co.id

Bisnis.com, JAKARTA--Sepanjang kuartal I/2018, emiten consumer goods, PT Unilever Indonesia Tbk. membukukan penjualan bersih yang tergerus dan berdampak pada penurunan laba.

Dalam laporan keuangan kuartal I/2018, penjualan bersih Unilever mencapai Rp10,74 triliun, turun tipis hampir 1% atau sekitar Rp100 miliar dari posisi Rp10,84 triliun dari posisi kuartal I/2017.

Adapun nilai penjualan domestik dan ekspor pada kuartal I/2018 masing-masing senilai RP10,13 triliun dan Rp609,76 miliar, menurun 9% dan 2,19% bila dibandingkan dengan kuartal I/2017.

Selain itu, perseroan juga mencatatkan peningkatan harga pokok penjualan menjadi Rp5,25 triliun pada kuartal I/2018. Peningkatan harga pokok penjualan disebabkan meningkatnya harga bahan baku yang dicatatkan pada kuartal I/2018.

Dari sisi nilai penjualan berdasarkan divisi, segmen home and personal care (HPC) Unilever berkontribusi sebesar 67,69% dari total penjualan, atau setara Rp7,27 triliun. Lalu penjualan segmen foods and refreshment (FnR) sekitar 32,31% atau setara Rp3,46 triliun.

Penurunan penjualan bersih UNVR berdampak pada penurunan laba perseroan. Nilai laba yang dibukukan UNVR per kuartal I/2018 senilai Rp1,83 triliun, 6,63% dari posisi Rp1,96 triliun pada kuartal I/2018.

Hingga Maret 2018, nilai aset yang dimiliki oleh UNVR senilai Rp20,24 triliun, naik 7,08% dari posisi Rp18,9 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Aset UNVR terdiri dari liabilitas senilai Rp13,22 triliun dan ekuitas Rp7,01 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
unilever, kinerja emiten

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top