Binaartha Sekuritas: Indeks Masih Terjebak di Zona Merah

IHSG diprediksi masih sulit keluar dari zona merah, karena minimnya sentimen penggerak indeks hari ini.
Mia Chitra Dinisari | 24 April 2018 05:15 WIB
Mahasiswa berjalan di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA- IHSG diprediksi masih sulit keluar dari zona merah, karena minimnya sentimen penggerak indeks hari ini.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.292.535 hingga 6.276,922.

Sementara itu, katanya, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.329,605 hingga 6.351,063.

Berdasarkan indikator daily, MACD membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah meninggalkan area overbought atau jenuh beli.

Terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan indeks saham. "Dengan demikian, IHSG akan menuju ke area support pada level 6.293 hingga 6.277," tulis risetnya.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*ASRI, Daily (380) (RoE: 16.10%; PER: 5.40x; EPS: 70.41; PBV: 0.87x; Beta: 1.94):* Saat ini, terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 374 – 382, dengan target harga secara bertahap di level 398, 414, 452 dan 492. Support: 374 & 366.

*BBNI, Daily (8725) (RoE: 13.49%; PER: 11.82x; EPS: 736.03 PBV: 1.59x; Beta: 1.77):* Saat ini, terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 8625 – 8750, dengan target harga secara bertahap di area level 9000 dan 9075. Support: 8400.

*BBRI, Daily (3580) (RoE: 17.33%; PER: 14.95x; EPS: 237.48; PBV: 2.59x; Beta: 1.65):* Fase akumulasi masih terbentuk dalam rangka membentuk pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 3560 – 3590, dengan target harga secara bertahap di level 3670 dan 3720. Support: 3460.

*CTRA, Daily (1215) (RoE: 5.79%; PER: 24.85x; EPS: 48.08; PBV: 1.44x; Beta: 2.38):* Diharapkan supaya proses rebound terbuka lebar karena pergerakan harga sudah menguji garis MA 20, 120 dan 200. “Akumulasi Beli” pada area level 1195 - 1215, dengan target harga secara bertahap di level 1250, 1380 dan 1510. Support: 1150.

*EXCL, Daily (2470) (RoE: 1,73%; PER: 70.43x; EPS: 35.07; PBV: 1.22x; Beta: 0.61):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 2450 – 2480, dengan target harga secara bertahap di level 2620 dan 2840. Support: 2340.

*PGAS, Daily (2250) (RoE: 4.49%; PER: 28.08x; EPS: 80.14; PBV: 1.26x; Beta: 1.41):* Sebelumnya, terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2200 – 2260, dengan target harga secara bertahap di level 2310, 2570, 3170 dan 3780. Support: 2110.

*

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top