Emiten Tambang Reli, Indeks Stoxx Ditutup Menguat

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,29% atau 1,09 poin ke level 381,86, dengan, dengan kenaikan di sektor siklikal yang memberikan kontribusi terbesar untuk indeks. Adapun indeks FTSE 100 Inggris naik 1,3%.
Aprianto Cahyo Nugroho | 19 April 2018 06:13 WIB
Indeks Stoxx - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Eropa naik ke level tertinggi dalam tujuh pekan terakhir pada Rabu, (18/4/2018), ditopang oleh kinerja emiten yang dengan baik dan reli saham pertambangan menyusul lonjakan harga logam.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,29% atau 1,09 poin ke level 381,86, dengan, dengan kenaikan di sektor siklikal yang memberikan kontribusi terbesar untuk indeks. Adapun indeks FTSE 100 Inggris naik 1,3%.

Dilansir Reuters, indeks sektor bahan baku, yang terdiri dari emiten penambang besar seperti Glencore, menguat 4,4%, kenaikan satu hari terbesar sejak pemilihan presiden AS pada November 2016 silam. Harga logam menguat di seluruh bursa komoditas. Nickel mencatat kenaikan satu hari terbesar terbesar sejak krisis keuangan.

Di sektor ini, penambang logam mulia Rusia Polymetal, yang sahamnya telah terpukul oleh kekhawatiran atas sanksi AS, naik 12% setelah mencatat pendapatan kuartal yang menguat 19% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Saham Glencore naik 7,7%, Aurubis menguat 6,6%, sementara Rio Tinto naik 5,4%.

Laporan kinerja emiten secara luas dihargai dengan lonjakan saham, seperti grup produsen makanan asal Prancis, Danone, yang menguat 1,5% setelah penjualan kuartal pertama perusahaan mengalahkan perkiraan menyusul permintaan yang kuat untuk makanan bayi di China.

"(Musim laporan kinerja) berjalan cukup baik di Eropa, hanya tidak dengan kecepatan yang sama seperti di AS ... AS hanya beberapa langkah ke depan dalam hal pergerakan mereka melalui siklus ekonomi," ungkap Jasper Lawler, kepala penelitian di London Capital Group, seperti dikutip Reuters.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa eropa

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top