Prediksi IHSG: Pekan Depan, Indeks Berpeluang Menguat

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi mencoba menguat pada perdagangan awal pekan depan.
Ana Noviani | 29 Maret 2018 21:35 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham, di Jakarta, Senin (19/2/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA--Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi mencoba menguat pada perdagangan awal pekan depan.

IHSG ditutup menguat 48,15 poin atau 0,78% ke level 6.188,98 pada perdagangan Kamis (29/3/2018). Sektor Industri dasar naik 2,40% berbalik menguat pada saham ASII 2.82% menjelang penutupan.

Selain itu saham BBRI naik 1,4% dan SMBR 11,7% menjadi saham lain yang membuat penguatan IHSG di akhir sesi perdagangan.

Optimisme yang telat direspon investor domestik pasalnya aktivitas investor asing cenderung sepi dengan tercatat net buy Rp10,85 miliar.

Mayoritas indeks saham di Asia menguat menjelang libur Paskah. Indeks Nikkei naik 0,61%, TOPIX 0,26%, HangSeng 0,24%, CSI300 1,34% dan KOSPI 0,71% menguat cukup optimistis.

Analis teknikal Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal IHSG terkonsolidasi setelah mendekati level MA200 dengan indikasi kembali menguji resistance bearish trend line dan MA5.

Adapun, indikator Stokastik terkonsolidasi pada area middle dengan Indikator RSI yang bergerak bullish reversal momentum.

"Diperkirakan pada awal pekan IHSG akan bergerak cenderung kembali mencoba menguat dengan rentan pergerakan 6.086-6.244," tulisnya dalam riset yang dikutip Kamis (29/3/2018).

Reliance Sekuritas merekomendasikan saham-saham yang dapat dicermati, di antaranya ANTM, BBNI, BMRI, JSMR, MNCN, GGRM, ADRO, dan ELSA.

Tag : IHSG
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top