Kinerja 2017, Net Profit Gudang Garam (GGRM) Sampai 9,3%

Meningkatnya laba bersih emiten rokok PT Gudang Garam Tbk., (GGRM) membuat net profit margin (NPM) pada 2017 mencapai 9,3%, naik dari sebelumnya 8,9%.
Hafiyyan | 28 Maret 2018 21:13 WIB
Ilustrasi. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA—Meningkatnya laba bersih emiten rokok PT Gudang Garam Tbk., (GGRM) membuat net profit margin (NPM) pada 2017 mencapai 9,3%, naik dari sebelumnya 8,9%.

Analis Mirae Asset Sekuritas Christine Natasya menyebutkan, NPM GGRM pada 2017 mencapai 9,3%. Persentase itu melampaui estimasi Mirae sebesar 8,8% dan konsensus senilai 8,9%. Pada 2016, NPM perusahaan mencapai 8,9%.

“Pencapaian laba bersih perusahaan sebesar Rp7,75 triliun melampaui estimasi Mirae dan konsensus analis,” paparnya dalam publikasi riset, Rabu (28/3/2018).

Mirae memprediksi laba bersih perusahaan hanya mencapai Rp7,33 triliun, sehingga realisasinya mencakup 106% dari target. Adapun, konsensus analis mengestimasi laba bersih GGRM senilai Rp7,46 triliun atau 104% dari pencapaian riil.

Christine merekomendasikan beli terhadap saham GGRM dengan target harga Rp91.000. Sentimen lain yang perlu diperhatikan pelaku pasar ialah rencana perusahaan membangun bandara di Kediri, Jawa Timur, sebagai bagian kegiatan CSR.

Bertepatan dengan rilis laporan keuangan perseroan pada Rabu (28/3/2018), ada 8 analis yang memperbarui pandangannya terhadap GGRM. Sejumlah 5 analis menyarankan beli dengan target harga Rp78.000-Rp103.000.

Selanjutnya, 2 analis merekomendasikan tahan atau netral dengan target harga Rp73.600-Rp83.800, sedangkan 1 analis menyarankan jual dengan target harga Rp55.000.

Pada perdagangan hari ini pukul 14.00 WIB, saham GGRM naik 300 poin atau 0,42% menjadi Rp71.000. Harga menurun 15,27% sepanjang tahun berjalan. Kapitalisasi pasar perseroan mencapai Rp136,61 triliun. Price to Earning Ratio (PER) saat ini ialah 18,24x.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gudang garam

Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top