Rekomendasi Obligasi: Harga Cenderung Turun

MNC Sekuritas memperkirakan harga surat utang negara atau SUN pada perdagangan hari ini, Selasa (27/3/2018) akan mengalami penurunan pada awal perdagangan menantikan hasil lelang SUN yang akan di laksanakan pada hari ini.
Emanuel B. Caesario | 27 Maret 2018 14:29 WIB
Memantau layar surat utang negara - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--MNC Sekuritas memperkirakan harga surat utang negara atau SUN pada perdagangan hari ini, Selasa (27/3/2018) akan mengalami penurunan pada awal perdagangan menantikan hasil lelang SUN yang akan di laksanakan pada hari ini. 

I Made Adi Saputra, fixed income analyst MNC Sekuritas, mengatakan bahwa hari ini akan digelar lelang rutin SUN dengan seri-seri yang akan dilelang yakni seri SPN 03180628 (New Issuance), SPN 12190314 (Reopening), FR0064 (Reopening), FR0065 (Reopening), dan FR0075 (Reopening).

Investor akan menantikan hasil lelang ini sebelum kembali masuk mengaktifkan pasar sekunder.

"Adapun tekanan dari faktor eksternal berupa imbal hasil surat utang global yang mengalami kenaikan juga akan mendorong imbal hasil SUN mengalami kenaikan," kata Made dalam riset harian, Selasa (27/3/2018).

Sejumlah seri yang direkomendasikan Made untuk ditransaksikan hari ini yakni seri FR0069, FR0071, FR0073, FR0058, FR0074, FR0068, FR0072, dan FR0075.

Aadapun, pada perdagangan kemarin imbal hasil SUN mengalami penurunan karena terdorong oleh aksi beli oleh investor.

Penguatan nilai tukar rupiah pada perdagangan kemarin mendorong aksi beli oleh investor di tengah surat utang global maupun surat utang regional yang cenderung mengalami kenaikan. 

Sementara itu, aksi beli juga didukung oleh aktifnya investor di pasar sekunder terlihat dari volume perdagangan yang besar pada perdagangan kemarin.

Perubahan tingkat imbal hasil berkisar antara 1 - 5 bps. Imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) turun berkisar antara 1 - 3 bps dengan harga naik hingga sebesar 10 bps. 

Secara teknikal, harga SUN dengan keseluruhan tenor bergerak pada area konsolidasi dengan pergerakan yang cenderung sideways, dalam jangka pendek akan bergerak terbatas

Berikut ini perubahan imbal hasil dan harga seri-seri acuan SUN dan obligasi global kemarin: 

FR63 : 5.987% -0.86 bps, harga 3.7 bps
FR64 : 6.813% -5.28 bps, harga 36.9 bps
FR65 : 7.003% -2.64 bps, harga 23.8 bps
FR75 : 7.403% -0.69 bps, harga 7.2 bps

INDO-23 : 3.787% 0.75 bps, harga -3.2 bps
INDO-28 : 4.127% -0.30 bps, harga 2.4 bps
INDO-38 : 4.804% 0.04 bps, harga -0.6 bps
INDO-48 : 4.719% -0.34 bps, harga 5.2 bps

UST 10Y : 2.856% 0.042 bps
UST 30Y : 3.089% 0.027 bps
Gilt 10Y : 1.444% 0.002 bps
Bund 10Y : 0.526% -0.002 bps

Volume SUN senilai Rp21,88 triliun dari 33 seri, nilai seri acuan sebesar Rp14,31 triliun. Volume PBS senilai Rp182,76 miliar dari 4 seri. Volume Corp Bond senilai Rp770,86 miliar dari 40 seri.

Nilai tukar rupiah menguat 44 poin atau 0,32% ke level Rp13.738 setelah bergerak di kisaran Rp13.738 - Rp13.783.

Tag : Obligasi
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top