Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MNC Asset Management Bidik Dana Kelolaan Rp10 Triliun

PT MNC Asset Management kembali menaikkan target dana kelolaan atau asset under management (AUM) pada tahun ini. Perseroan meningkatkan target AUM menjadi Rp10 triliun dari sebelumnya senilai Rp8,5 triliun.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 26 Maret 2018  |  19:29 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT MNC Asset Management kembali menaikkan target dana kelolaan atau asset under management (AUM) pada tahun ini. Perseroan meningkatkan target AUM menjadi Rp10 triliun dari sebelumnya senilai Rp8,5 triliun.

"Iya benar, kami menargetkan kenaikan dana kelolaan menjadi Rp9 triliun sampai Rp10 triliun hingga akhir tahun," kata CEO MNC Asset Management Frery Kojongian kepada Bisnis.com, Senin (26/3/2018).

Berdasarkan catatan Bisnis, ini kedua kalinya MNC Asset Management menaikkan target dana kelolaan. Awal tahun ini, perseroan menargetkan dana kelolaan mencapai Rp7,5 triliun. Kemudian pada bulan lalu perseroan menaikkan target menjadi Rp8,5 triliun hingga Rp9 triliun.

Posisi dana kelolaan per akhir tahun lalu tercatat senilai Rp5,9 triliun. Adapun saat ini, menurut data yang diperoleh Frery total dana kelolaan yang berhasil dihimpun perseroan telah mencapai Rp7,2 triliun.

Dia menambahkan, kenaikan target itu sejalan dengan optimisme perseroan dalam bermain di industri reksa dana tahun ini. menurutnya, kekhawatiran para pelaku pasar terhadap kebijakan di Amerika Serikat (AS) tidak akan berpengaruh terhadap minat investasi masyarakat.

"Kami optimistis minat investor reksa dana masih tinggi. Apalagi kami maksimalkan untuk bermain di reksa dana terproteksi dan dollar AS, serta produk di reksa dana pasar uang" imbuhnya.

Selain mengandalkan produk reksa dana dengan mata uang dollar AS, perseroan juga akan menghadirkan produk reksa dana pasif berbentuk Exchange Traded Fund (ETF). Rencananya, produk jenis ini akan diluncurkan oleh perseroan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, MNC Asset Management tidak memiliki produk berjenis ETF. Frery yakin dengan adanya produk ini akan mendatangkan dana kelolaan lebih tinggi.

"Karena ini kinerjanya stabil dan ini dicari oleh para investor," ucapnya.

Untuk produk jenis ini, kata dia, perseroan akan memaksimalkan kepada konsumen institusi. Namun perseroan masih menerima investor ritel yang ingin menanamkan dananya ke produk ETF.

"Investor institusi biasanya mau yang kinerjanya stabil, jadi kami menghadirkan produk ini," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana
Editor : Ana Noviani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top