Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wika Gedung (WEGE) Bagikan Dividen Tunai Rp56,57 Miliar

PT Wijaya Karya Gedung Tbk. akan membagikan dividen tunai sebesar Rp56,57 miliar atau setara 19,18% dari total laba bersih yang dibukukan perseroan pada tahun buku 2017.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 26 Maret 2018  |  20:01 WIB
Presiden Direktur PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (Wika Gedung) Nariman Prasetyo (tengah) bersama Direktur Djaka Nugraha (dari kiri), Direktur Widhi Pudjiyono, Direktur Nur Al Fata, dan Direktur Abiprayadi Riyanto, mengamati nilai pencatatan perdana saham perseroan, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (30/11). - JIBI/Endang Muchtar
Presiden Direktur PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (Wika Gedung) Nariman Prasetyo (tengah) bersama Direktur Djaka Nugraha (dari kiri), Direktur Widhi Pudjiyono, Direktur Nur Al Fata, dan Direktur Abiprayadi Riyanto, mengamati nilai pencatatan perdana saham perseroan, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (30/11). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA--PT Wijaya Karya Gedung Tbk. akan membagikan dividen tunai sebesar Rp56,57 miliar atau setara 19,18% dari total laba bersih yang dibukukan perseroan pada tahun buku 2017.

Direktur Keuangan Wijaya Karya Gedung Abiprayadi Riyanto mengatakan perseroan akan membagikan dividen Rp56,57 miliar berdasarkan kesepakatan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) buku 2017 pada, Senin (26/3/2018).

Dengan demikian, dividen per saham yang dibagikan senilai Rp5,91 per lembar.

“Khusus tahun ini kami sudah pernah bagi dividen pada pertengahan tahun. Jadi, tahun ini kita bagi sisanya saja yakni Rp56,57 miliar dibagi jumlah outstanding,” paparnya.

Berdasarkan laporan keuangan 2017, Wijaya Karya Bangunan Gedung mengamankan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp294,87 miliar pada tahun lalu. Jumlah tersebut naik 105,88% dari pencapaian 2016 senilai Rp143,22 miliar.

Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang kenaikan pendapatan pada 2017 sebesar 102,60% secara year on year. Tercatat, pendapatan bersih emiten berkode saham WEGE itu naik dari Rp1,92 triliun pada 2016 menjadi Rp3,89 triliun pada tahun lalu.

Di sisi lain, Arus kas dari aktivitas operasi WEGE kembali positif pada 2017 senilai Rp636,59 miliar. Pencapaian tersebut membalikkan kondisi peridoe sebelumnya di mana arus kas emiten berkode saham WEGE itu negatif Rp228,64 miliar.

Penerimaan kas dari pelanggan tercatat naik 130,51% pada 2017 secara year on year. Nilai yang dikantongi WEGE pada tahun lalu Rp3,89 triliun naik dari pencapaian periode 2016 senilai Rp1,92 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Wika Gedung
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top