Asosiasi RS Swasta Dorong Anggota untuk IPO

Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) mendorong anggotanya untuk go public atau menjadi perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Tegar Arief | 22 Maret 2018 16:25 WIB
IGD RS Mitra Keluarga Kalideres - mitrakeluarga.com

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) mendorong anggotanya untuk go public atau menjadi perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ketua Umum ARSSI Susi Setiawaty mengatakan, pihaknya menggandeng BEI untuk melakukan sosialisasi kepada anggota sehingga mendapatkan informasi mengenai keuntungan dari menjadi perusahaan publik.

"Tujuannya memberikan gambaran pada rumah sakit khususnya swasta tentang proses go public serta peluang dan potensinya ke depan seperti apa," katanya kepada Bisnis.com, Kamis (22/3/2018).

Hingga saat ini, ada empat perusahaan rumah sakit anggota ARSSI yang telah melantai dibursa. Yakni PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA), PT Sarana Meditama Metropolotan Tbk. (SAME), PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ), dan PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO).

Susi menambahkan, salah satu perusahaan rumah sakit swasta yang berencana untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) Hermina Hospital Group.

"Sepertinya iya [mau IPO]. Sedangkan anggota kami yang lain masih terus melakukan pertimbangan untuk melakukan go public di bursa efek," ujarnya.

Tag : rumah sakit
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top