BINAARTHA SEKURITAS: Pergerakan Indeks Cenderung Menguat Terbatas

Binaartha Sekuritas memprediksi adanya potensi penguatan namun terbatas, pada pergerakan indeks saham hari ini, Kamis (22/03).
Mia Chitra Dinisari | 22 Maret 2018 06:16 WIB
Karyawan dan pelaku usaha berada di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memprediksi adanya potensi penguatan namun terbatas, pada pergerakan indeks saham hari ini, Kamis (22/03).

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6.276,910 dan 6.240,988.

Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 6.331,910 dan 6.350,988. Berdasarkan indikator daily, MACD sudah berada di area negatif.

Sementara itu, Stochastic dan RSI menuju ke area netral. Terlihat pola white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan namun terbatas, pada pergerakan indeks saham.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BBTN, Daily (3690) (RoE: 13.98%; PER: 12.69x; PBV: 1.77x; Beta: 1.5):* Saat ini, harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 3630 - 3700, dengan target harga secara bertahap di level 3740, 3850 dan 3990. Support: 3590.

*BRPT, Daily (2390) (RoE: 5.91%; PER: 20.71x; PBV: 1.22x; Beta: 1.7):* Saat ini, terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2360 - 2400, dengan target harga secara bertahap di level 2450, 2550, 2610, 2660 dan 2870. Support: 2360 & 2290.

*GIAA, Daily (298) (RoE: -39.60%; PER: -1.93x; PBV: 0.76x; Beta: 0.06):* Saat ini, harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger. Sementara itu, terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 294 - 300, dengan target harga secara bertahap di level 306, 310, 314, 328, 344 dan 358. Support: 280.

*PPRO, Daily (180) (RoE: 8.89%; PER: 25.10x; PBV: 2.23x; Beta: N/A):* Sebelumnya, terlihat pola bullish matching low candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 178 – 182, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 186 dan 192. Support: 174.

*SMGR, Daily (10250) (RoE: 6.62%; PER: 30.54x; PBV: 2.03x; Beta: 1.39):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat sebelumnya pola bullish pin bar candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 10100 – 10300 dengan target harga secara bertahap di level 10675, 11100, 12100 dan 13075. Support: 10100 & 9875.

*WIKA, Daily (1750) (RoE: 6.82%; PER: 13.10x; PBV: 1.07x; Beta: 1.7):* Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Beli” pada area level 1700 – 1760 , dengan target harga secara bertahap di level 1850, 1950, 2070, 2360 dan 2650. Support: 1630.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top