Medio Maret 2018, Wijaya Karya (WIKA) Kantongi Kontrak Baru Rp10,45 Triliun

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. mengantongi nilai kontrak baru Rp10,45 triliun sampai dengan pertengahan Maret 2018.
M. Nurhadi Pratomo | 13 Maret 2018 16:01 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. mengantongi nilai kontrak baru Rp10,45 triliun sampai dengan pertengahan Maret 2018.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Puspita Anggraeni menjelaskan bahwa kontribusi kontrak baru perseroan masih berasal dari sektor infrastruktur. Tercatat, sektor tersebut masih menyumbangkan nilai kontrak baru Rp7,55 triliun sampai dengan pekan kedua Maret 2018.

Puspita mengatakan kontribusi kontrak baru lainnya berasal dari sektor industri mencapai Rp2,05 triliun. Selanjutnya, sektor energi dan industrial plant menyumbangkan Rp662 miliar disusul sektor properti Rp196 miliar.

“Wijaya Karya berhasil memperoleh kontrak baru Rp10,45 triliun sampai dengan pekan kedua Maret 2018,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Selasa (13/3).

Emiten berkode saham WIKA itu sebelumnya menyatakan target laba bersih tersebut sejalan dengan proyeksi penjualan perseroan yang ditargetkan mencapai Rp39,43 triliun pada 2018. WIKA optimistis bahwa tahun ini sektor infrastruktur dan gedung masih menjadi penyumbang terbesar dengan target perolehan Rp36,76 triliun.

Kontraktor pelat merah itu memproyeksikan sektor energi dan industrial plant menyumbang pendapatan Rp8,98 triliun pada 2018. Selain itu, sektor properti dan industri masing diperkirakan menyumbangkan Rp7,21 triliun dan Rp4,28 triliun.

Dengan demikian WIKA menargetkan kontrak dihadapi pada 2018 senilai Rp130,92 triliun. Jumlah itu naik 22,77% dibandingkan dengan pencapaian 2017 senilai Rp106,64 triliun.

Tag : wijaya karya
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top