Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Budi Delta Swakarya Genjot Kepemilikan di Tunas Baru (TBLA)

PT Budi Delta Swakarya meningkatkan kepemilikannya terhadap PT Tunas Baru Lampung Tbk., (TBLA) menjadi 26,62% dari sebelumnya 26,61%.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 05 Maret 2018  |  12:57 WIB
Ilustrasi. - JIBI
Ilustrasi. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA-PT Budi Delta Swakarya meningkatkan kepemilikannya terhadap PT Tunas Baru Lampung Tbk., (TBLA) menjadi 26,62% dari sebelumnya 26,61%.

Corporate Secretary Tunas Baru Lampung Hardy menyampaikan, pada 28 Februari 2018, PT Budi Delta Swakarya sebagai salah satu pemegang saham mayoritas perseroan telah melakukan pembelian saham TBLA di Bursa Efek Indonesia sebesar 450.000 lembar saham.

Harga rata-rata saham ialah Rp1.210 per lembar. Artinya, nilai transaksi tersebut mencapai Rp544,5 juta.

"Sehingga persentase kepemilikan PT Budi Delta Swakarya yang semula 26,61% berubah menjadi sebesar 26,62% di Tunas Baru Lampung," paparnya dalam keterbukaan informasi, Senin (5/3/2018).

Menurut Hardy, harapan transaksi ini adalah agar PT Budi Delta Swakarya berpotensi memberikan manfaat di masa mendatang.

Sementara itu, pada pekan lalu, Wakil Presiden Direktur TBLA Sudarmo Tasmin menyampaikan, kinerja perusahaan pada tahun lalu cukup menggembirakan. Estimasi pendapatan pada 2017 mencapai Rp8,8 triliun--Rp9 triliun, sedangkan laba bersih sebesar Rp1 triliun.

Per kuartal III/2017, TBLA membukukan pendapatan Rp6,6 triliun dan laba bersih Rp708 miliar. Nilai itu sudah melampaui kinerja setahun penuh 2016 masing-masing sebesar Rp6,51 triliun dan Rp621,01 miliar.

Bila estimasi kinerja keuangan setahun penuh 2017 tercapai, perusahaan membukukan kenaikan pendapatan 32,85% year on year (yoy), dan pertumbuhan laba bersih sebesar 61,03% yoy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tbla pt budi delta swakarya
Editor : Pamuji Tri Nastiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top