BBCA & UNTR Penekan Utama IHSG, BPFI Merosot 19,43% di Sesi I

IHSG melemah 0,1% atau 6,34 poin ke level 6.592,58 di akhir sesi I, setelah dibuka dengan pelemahan 0,05% atau 3,07 poin di level 6.595,86. Adapun pada perdagangan Selasa (27/2), IHSG ditutup menguat 0,68% atau 44,25 poin di level 6.598,93.
Aprianto Cahyo Nugroho | 28 Februari 2018 12:52 WIB
Pengunjung mengambil gambar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (22/1). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (27/2/2018).

IHSG melemah 0,1% atau 6,34 poin ke level 6.592,58 di akhir sesi I, setelah dibuka dengan pelemahan 0,05% atau 3,07 poin di level 6.595,86. Adapun pada perdagangan Selasa (27/2), IHSG ditutup menguat 0,68% atau 44,25 poin di level 6.598,93.

Sepanjang perdagangan hari ini IHSG bergerak pada kisaran 6.564,48 - 6.599,73. Sebanyak 151 saham menguat, 168 saham melemah, dan 253 saham stagnan dari 572 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang melemah 1,59% menjadi penekan utama terhadap pergerakan IHSG di akhir sesi I, disusul saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang melemah 4,3%.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor aneka industri yang melemah 0,73%, disusul sektor finansial dengan pelemahan 0,5%.

Adapun empat sektor lainnya menahan pelemahan IHSG lebih lanjut, dipimpin oleh sektor pertanian dengan penguatan 1,70%.

Saham ASII (-0,91%), PBRX (-1,61%), KBLI (-1,92%), dan BATA (-4,76%) menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor aneka industri pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Apa saja 10 emiten penopang utama IHSG siang ini? Berikut rinciannya:

Berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

BBCA

-1,59%

UNTR

-4,30%

ASII

-0,91%

INTP

-3,19%

TPIA

-1,61%

Berdasarkan presentase: 

Kode

Perubahan

BPFI

-19,43%

MTSM

-8m70%

RODA

-8,16%

TPMA

-7,50%

INTD

-7,30%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top