Sentimen Domestik & Regional Dorong IHSG Menguat Pagi Ini

IHSG hari ini dibuka dengan penguatan 0,29% atau 19,02 poin di level 6.573,70 dan lanjut menguat 0,38% atau 25,22 poin ke level 6.579 90 pada puul 9.13 WIB.
Aprianto Cahyo Nugroho | 27 Februari 2018 09:43 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Selasa (16/1/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound pada awal perdagangan hari ini, Selasa (27/2/2018).

IHSG hari ini dibuka dengan penguatan 0,29% atau 19,02 poin di level 6.573,70 dan lanjut menguat 0,38% atau 25,22 poin ke level 6.579 90 pada puul 9.13 WIB.

Adapun pada perdagangan Senin (26/2), IHSG ditutup melemah 0,98% atau 65,13 poin di level 6.554,67.

Sebanyak 139 saham bergerak menguat, 32 saham bergerak melemah, dan 401 saham stagnan dari 572 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona hijau, dengan dorongan utama dari sektor properti yang menguat 0,88%, disusul sektor finansial dan industri dasar dengan penguatan masing-masing 0,68%.

Adapun sektor tambang dan infrastruktur pertanian menahan penguatan IHSG lebih lanjut setelah bergerak melemah masing-masing 0,15% dan 0,10%.

PT Valbury Sekuritas Indonesia dalam riset hariannya menyatakan salah satu sentimen yang akan menguatkan IHSG adalah rencana pemerintah untuk menerbitkan Paket Kebijakan Ekonomi XVI terkait ekspor impor.

Sentimen lain adalah kunjungan Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde, penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax, Pertamina Dex, dan Dexlite memiliki andil cukup signifikan terhadap inflasi di bulan Februari.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) melakukan Survei Pemantauan Harga hingga pekan ketiga Februari 2018, diperkirakan inflasi Februari 2018 sebesar 0,19% mom atau secara tahunan di 3,2% yoy.

"Selain katalis di atas IHSG diperkirakan terdorong oleh sentimen laporan laba perusahaan yang banyak rilis di pekan ini. Di samping itu, adanya sentimen dari pasar global setelah pasar saham AS pada hari Senin di tutup menguat serta potensi apresiasi indeks Asia pada hari ini," tulis riset tersebut, Selasa (27/2/2018).

Sementara itu, indeks MSCI Asia Pacific di luar Jepang terpantau menguat 0,3%, ditopang oleh ekspektasi investor menjelang testimoni pertama Gubernuir Bank Sentral AS, Jerome Powell, di hadapan Kongres hari ini.

Di Wall Street, indeks S&P 500 menguat 1,18% pada perdagangan Senin (26/2), ditopang oleh turunnya imbal hasil obligasi AS bertenor tenor 10 tahun ke level 2,864%, menjauhi level puncak yang dicapai pada 21 Februari sebesar 2.957%.

Penampilan perdana Powell di depan Kongres dipandang sebagai hal yang penting bagi pasar keuangan pada saat banyak investor merasa cemas mengenai normalisasi kebijakan Fed setelah bertahun-tahun mengalami stimulus pasca krisis keuangan hampir satu dekade yang lalu.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 menguat 0,44% atau 2,6 poin ke level 591,85 pada pukul 9.13 WIB setelah dibuka dengan penguatan 0,5% di posisi 592,18.

 

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

BMRI

+1,81%

HMSP

+0,87%

BBNI

+1,02%

BBCA

+0,32%

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

TLKM

-0,50%

UNVR

-0,32%

PTBA

-2,47%

HRUM

-3,50%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top