KURS JISDOR 26 FEBRUARI: Terapresiasi ke 13.659, Rupiah Menguat

Data yang diterbitkan BI pagi ini terpantau menempatkan Jisdor di Rp13.659 per dolar AS, terapresiasi 11 poin atau 0,08% dari posisi Rp13.670 per dolar AS pada Jumat (23/2/2018).
Aprianto Cahyo Nugroho | 26 Februari 2018 10:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.659 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Senin (26/2/2018).

Data yang diterbitkan BI pagi ini terpantau menempatkan Jisdor di Rp13.659 per dolar AS, terapresiasi 11 poin atau 0,08% dari posisi Rp13.670 per dolar AS pada Jumat (23/2/2018).

Di pasar spot, pergerakan nilai tukar rupiah terpantau lanjut menguat 8 poin atau 0,06% ke level Rp13.660 per dolar AS pada pukul 10.08 WIB.

Sebelumnya nilai tukar rupiah dibuka dengan apresiasi 7 poin atau 0,05% di level Rp13.661 per dolar AS, setelah berakhir pada level Rp13.668.

Berdasarkan data Bloomberg, sepanjang perdagangan pagi ini rupiah bergerak pada kisaran Rp13.646 - Rp13.664 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau melemah 0182% atau 0,159 poin ke level 89,724 pada pukul 10.01 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka dengan kenaikan 0,09% atau 0,079 poin di level 89,962, setelah pada perdagangan Jumat (23/2) berakhir menguat 0,16% atau 0,147 poin di posisi 89,883.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail mengatakan rupiah diperkirakan menguat hari ini seiring kemungkinan kembali masuknya asing ke pasar obligasi pemerintah.

“Rupiah diperkirakan bergerak di level Rp13.650- Rp13.670 per dolar AS,” ungkapnya dalam riset yang diterima Bisnis.com, Senin (26/2/2018).

 

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

26 Februari

13.659

23 Februari

13.670

22 Februari

13.665

21 Februari

13.582

20 Februari

13.573

               

                                   

 

 

SumberBank Indonesia

Tag : jisdor
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top