PREDIKSI IHSG JUMAT (23/2/2018): Indeks Bakal Kembali Tertekan

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi masih akan tertekan, setelah pada perdagangan hari ini ditutup melemah 0,76% atau 50,34 poin ke level 6.593,06. Hari ini dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,04% atau 2,95 poin di level 6.646,35.
Tegar Arief | 22 Februari 2018 20:40 WIB
Pengunjung mengabadikan papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham, di Jakarta, Senin (19/2/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi masih akan tertekan, setelah pada perdagangan hari ini ditutup melemah 0,76% atau 50,34 poin ke level 6.593,06. Hari ini dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,04% atau 2,95 poin di level 6.646,35.

Berdasarkan data Bloomberg, tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, didorong sektor aneka industri yang melemah 1,92%, disusul sektor finansial yang turun 1,13%. Adapun, sektor industri dasar dan tambang menguat masing-masing 0,44% dan 0,38% serta menahan laju pelemahan IHSG lebih lanjut.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan break out MA5 IHSG secara teknikal menguji level support MA20 dengan pergerakan bearish berindikasi pola double top.

Jika pada perdagangan pada akhir pekan ini IHSG tertekan hingga di bawah MA20 (6.595), kata dia, indikasi melanjutkan pelemahan hingga melakukan pengujian support lower bollinger bands pada level 6.500.

"Indikator stochastic terkonfirmasi dead-cross dengan momentum bearish yang cukup kuat sehingga diperkirakan pergerakan akan cenderung kembali menekan dengan rentan 6.500-6.636," kata dia, Kamis (22/2/2018).

William Surya Wijaya, Vice President Research Department Indosurya Sekuritas berpendapat sebaliknya. Dia memprediksi indeks pada perdagangan hari ini akan kembali menghijau dengan pergerakan di kisaran 6.502-6.713.

Menurutnya, peluang pergerakan dari IHSG masih akan ditopang oleh kuatnya fundamental perekonomian dtambah dengan optimisme terhadap pertumbuhan dari pasar modal di tahun ini akan turut memberikan sentimen yang cukup bagus.

"Ditambah lagi dengan kondisi masih kuatnya harga komoditas juga akan turut mendorong kenaikan dari IHSG hingga beberapa waktu mendatang," kata dia.

Dia menambahkan, peluang koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian.

Dia merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati hari ini, yakni EXCL, HMSP, WIKA, PWON, ADHI, ICBP, BBCA, BBNI, dan BJTM. Adapun Reliance Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham ASII, BBRI, HRUM, JSMR, UNTR, BRPT, dan BIPI.

Tag : IHSG
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top