PREDIKSI IHSG KAMIS (22/2/2018): Indeks Kembali Koreksi, Berikut Perkiraan Pergerakannya!

Potensi koreksi sehat berpotensi berlanjut pada perdagangan Kamis (22/2/2018) setelah indeks harga saham gabungan mendarat di zona merah pada perdagangan hari ini.
M. Nurhadi Pratomo | 21 Februari 2018 20:15 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham, di Jakarta, Senin (19/2/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Potensi koreksi sehat berpotensi berlanjut pada perdagangan Kamis (22/2/2018) setelah indeks harga saham gabungan mendarat di zona merah pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan, Rabu (21/2/2018), indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi 19,47 poin atau 0,29% ke level 6.643,40. Sektor saham yang memimpin pelemahan yakni sektor aneka industri 1,23% dan sektor properti 1,23%.

Mayoritas indeks saham Asia bergerak mixed dengan terkonsolidasinya dua indeks Jepang Nikkei 0,21% dan TOPIX 0,05%. Sementara itu, indeks HangSeng menguat signifikan 1,81%.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan bahwa IHSG secara teknikal bergerak terkonsolidasi negatif dan tertahan pada level support MA5. Indikator stokastik bergerak dead-cross pada jenuh beli dengan momentum bearish terlihat pada indikator RSI.

“Bayangan tekanan masih akan dirasakan IHSG dan kembali menguji support MA5 dan MA20 dengan rentan pergerakan 6.595-6.680,” ujarnya dalam riset harian, Selasa (21/2).

Di sisi lain, analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan berdasarkan daily pivot Bloomberg, support pertama dan kedua indeks pada perdagangan kemarin di level 6.616,45 dan 6.589,51. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 6.668,11.

Nafan mengatakan berdasakan indikator daily, MACD berpotensi membentuk pola golden cross di area positif ke depan. Namun demikian, stokastik dan RSI sudah menunjukkan overbought.

Dia menambahkan bahwa IHSG akan menuju ke area support pada level 6.616 dan 6.590.

“Terlihat pola three inside down candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat lanjutan pada pergerakan indeks saham,” jelasnya.

Binaartha Sekuritas merekomendasikan saham AKRA, BBRI, ISAT, JSMR, KRAS, dan WSBP. Sementara itu, Reliance Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham BBRI, EXCL, JSMR, KLBF, dan LSIP.

Tag : IHSG
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top