Prediksi IHSG Senin (19/2/2018): IHSG Bergerak Mixed, Cenderung Terkoreksi

Koreksi indeks harga saham gabungan pada penutupan perdagangan pekan kemarin diprediksi berlanjut pada, Senin (19/2).
M. Nurhadi Pratomo | 18 Februari 2018 20:43 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/2/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA--Koreksi indeks harga saham gabungan pada penutupan perdagangan pekan kemarin diprediksi berlanjut pada, Senin (19/2).

Berdasarkan data Bloomberg, indeks harga saham gabungan (IHSG) tergerus 2,82 poin ke level 6.591,58 pada penutupan perdagangan, Kamis (15/2). Sektor saham yang menjadi penekan pergerakan indeks sehari sebelum Tahun Baru Imlek tersebut yakni sektor aneka industri 0,94%.

Adapun sektor saham domestik yang memimpin penguatan antara lain sektor industri dasar 1,61% dan sektor pertambangan 1,06%. Saham emiten penghuni baru Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk. (BOSS), memimpin penguatan harga dengan pergerakan 50%.

Di sisi lain, mayoritas indeks saham di Asia ditutup menguat seperti indeks Nikkei 1,47%, TOPIX 0,97%, HangSeng 1,97%, dan Kospi 1,11%.

Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas Indonesia menjelaskan bahwa defisit neraca perdagangan Indonesia US$0,68 miliar serta impor yang tumbuh 26,44% pada Januari 2018, menjadi penahan gerak IHSG pada penutupan perdagangan pekan lalu.

Secara teknikal, Dia mengatakan IHSG membentuk pola bearish meeting line dengan indikasi pelemahan jangka pendek menguji kembali level support MA20 dan MA5. Potensi pelemahan diperkuat oleh indikator stokastik yang telah tiba pada level jenuh beli.

Dengan demikan, Lanjar memproyeksikan IHSG akan bergerak di level support 6.558 dan resistan 6.645.

“IHSG akan bergerak kembali mixed tertekan pada awal pekan,” ujarnya dalam riset harian yang dikutip, Minggu (18/2/2018).

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan bahwa berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada di level 6.547,97 dan 6.558,35. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada di level 6.616,41 dan 6.641,23.

Nafan mengungkapkan berdasarkan indikator daily, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, stokastik membentuk pola dead cross dan RSI sudah menunjukkan overbought.

“Dengan demikian, IHSG akan terkoreksi wajar menuju ke area support di level 6.575 dan 6.558,” ujarnya melalui riset teknikal harian.

Binaartha Sekuritas memberikan rekomendasi sejumlah saham yang layak dicermati yakni ACES, AGRO, BEST, BUMI, SILO, dan UNVR. Sementara itu, Reliance Sekuritas merekomendasikan ITMG, ROTI, ELSA, INKP, MEDC, PTRO, dan SMBR.

Tag : IHSG
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top