Dolar Lesu, Emas Raih Level Tertinggi Rp574.648 per gram

Harga Emas meraih ke level tertinggi dalam 4 bulan terakhir ketiak ditutup di level level US$1.337,64 per troy ounce atau RpRp574.648 saat penutupan perdagangan kemarin Jumat (12/1/2018).
Hafiyyan | 13 Januari 2018 09:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Harga Emas meraih ke level tertinggi dalam 4 bulan terakhir seiring dengan pelemahan dolar AS. Ini terlihat saat penutupan perdagangan kemarin Jumat (12/1/2018) yang mencapai level US$1.337,64 per troy ounce atau RpRp574.648/gram, dengan asumsi kurs tengah Bank Indonesia Rp13.362.

Pada penutupan perdagangan Jumat (12/1/2018) waktu New York atau Sabtu pagi (13/1/2018) WIB, harga emas turun 15,20 atau 1,15% menuju US$1.337,64 per troy ounce. Ini merupakan level tertinggi dalam 4 bulan terakhir.

Sementara itu, indeks dolar AS turun 0,878 poin atau 0,96% menuju 90,974.

Riset Valbury Asia Futures yang mengutip Reuters melaporkan pada Sabtu (13/1/2018), harga emas memperpanjang reli setelah Presiden AS Donald Trump akan menghapuskan sanksi nuklir terhadap Iran, dan memberikan kesempatan bagi Eropa dan Washington untuk membenahi kesepakatan nuklir 2015.

Sentimen ini membuat investor khawatir dan beralih kepada aset haven seperti emas. Pengumuman Trump dinilai sebagai risiko global baru.

Adapun dolar AS mengalami tekanan akibat rilis sejumlah data ekonomi Paman Sam seperti menurunnya harga produsen dan harga konsumen. Kedua data itu membuat pasar khawatir terhadap tingkat inflasi AS.

Padahal, tingkat inflasi merupakan data ekonomi penting sebagai acuan Federal Reserve dalam mengerek suku bunga. Data ekonomi utama lainnya yang dianggap penting ialah data pekerja.

Tag : Harga Emas Hari Ini
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top